Hadiri Evaluasi Indeks Inovasi Daerah, Buya Mahyeldi : Inovasi Meningkatkan Daya Saing, Menjawab Pertanyaan dan Mensejahterakan

Hadiri Evaluasi Indeks Inovasi Daerah, Buya Mahyeldi : Inovasi Meningkatkan Daya Saing, Menjawab Pertanyaan dan Mensejahterakan

Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 28 Desember 2021 14:49:36 WIB


Selasa (28/12), Buya Mahyeldi hadiri Rapat Evaluasi Indeks Inovasi Daerah yang dilaksanakan oleh Balitbang Sumatera Barat di Aula Kantor Gubernur. Kegiatan ini sekaligus juga diiringi Penyerahan Penghargaan Inovasi tahun 2021.

Rapat Evaluasi Indeks Inovasi Daerah dan Penyerahan Penghargaan Inovasi yang diselenggarakan setiap tahunnya ini, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan seluruh kepala OPD atau yang mewakili. Rapat yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan ini dihadiri juga oleh Gubernur dan Sekretaris Daerah.

Reti Wafda selaku Kepada Dinas Balitbang menjelaskan “Alhamdulillah Provinsi Sumatera Barat tahun ini Sumatera Barat masuk kepada provinsi yang sangat inovatif dan besok akan diselenggarakan penyerahan penghargaan dari Kemendagri kepada gubernur.”

Selain itu Sumatera Barat, provinsi lain yang mendapatkan predikat yang sama adalah Jambi dan Banten.

“Untuk Sumatera Barat terhimpun 236 inovasi, namun yang bisa dinilai oleh Kemendagri hanya 143 inovasi” lanjut Reti.

Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti sebagian besar OPD hanya menginput judulnya saja, inovasi masih hanya bentuk inisiatif/uji coba, salah satu persyaratan wajib tidak terisi, jumlah skor kematangan tidak sampai seratus yang mengakibatkan nilai indeks inovasi menjadi rendah. Dari banyaknya OPD di Sumatera Barat, hanya 29 OPD yang inovasinya bertotal mencapai 100. Reti berharap, kedepannya penilaian inovasi tidak hanya dari segi kuantitas saja melainkan dari segi skor.

Tidak hanya menjelaskan kondisi saja, namun Reti juga memaparkan upaya Balitbang sumbar agar penginputan inovasi dapat mendapat skor tinggi. Rapat percepatan penumbuhan inovasi, bimbingan teknis inovasi, bimbingan teknis terkait percepatan pengisian, dan inovasi corner merupakan program yang dicanangkan Balitbang Sumbar guna membantu SKPD dalam penginputan inovasi daerah.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Penghargaan OPD sangat inovatif yang diberikan oleh Gubernur Sumatera Barat kepada 5 OPD peringkat teratas. Juara I dimenangkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sumatera Barat, kemudian dilanjutkan Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Sumatera Barat, RSUD M.Natsir Solok, dan Dinas penanaman Modal dan PTSP Sumatera Barat.

Pada sambutannya, Buya Mahyeldi menegaskan akan arti penting sebuah inovasi, dan mendorong agar setiap OPD mampu memberikan inovasi yang terbaik bagi masyarakat Sumatera Barat.

“Inovasi ini meningkatkan daya saing dari produk yang dihadirkan. Inovasi juga harusnya bisa menjawab permasalahan yang ada di masyarakat, sekaligus mampu mensejahterakan masyarakat baik secara langsung atau tidak langsung”ujarnya.

Pada kesempatan ini Buya Mahyeldi juga menegaskan perlunya bermimpi bagaimana meningkatkan daya saing SDM Sumatera Barat di Indonesia Emas 2045.

“Apa yang akan kita kontribusikan untuk Indonesia Emas 2045? Itulah mengapa inovasi penting diseluruh OPD”, tambahnya lagi.

Buya Mahyeldi menjelaskan untuk terciptanya inovasi itu OPD perlu turun kelapangan, lihat fakta dilapangan, bagaimana cita-cita terhadap hal tersebut, dan tibalah saatnya berinovasi.

Pada akhir pidatonya Gubernur Sumbar ini mengajak untuk seluruh OPD mengubah mindset dan cultural set menuju ke arah yang lebih baik.

“Mindset kita harus diubah, kemudian cultural set kita juga harus diubah, cara berfikir, dan budaya kerja kita juga harus lebih baik lagi. Itu sebabnya kita hadirkan budaya orang maju, budaya sukses, budaya menghargai orang lain, dan budaya-budaya kerja sama”, tutupnya. 

(RZA/Diskominfotik Sumbar)