Info Covid-19 Sumbar, Jumat 5 Februari 2021
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 05 Februari 2021 19:34:50 WIB
Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat
Jum'at, 5 Februari 2021
Total sampai hari ini telah 27.344 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 58 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 101 orang, sehingga total sembuh 25.523 orang
Spesimen sampai hari ini:
- Jumlah Spesimen Diperiksa 530.559
- Jumlah Orang Diperiksa: 370.183
Positivity Rate (PR): 7,39%
Total 27.344 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:
- Dirawat di berbagai rumah sakit 267 orang (0,98%)
- Isolasi mandiri 878 orang (3,21%)
- Isolasi Provinsi 7 orang (0,03%)
- Isolasi Kab/ Kota 51 orang (0,19%)
- Meninggal dunia 618 orang (2,26%)
- Sembuh 25.523 orang (93,34%)
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 1299 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 1134 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 165 sample), terkonfirmasi tambahan 58 (lima puluh delapan) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 101 orang dan meninggal bertambah 1 orang
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 58 orang dengan rincian:
1. Kota Padang 18 orang
2. Kota Bukittinggi 5 orang
3. Kota Payakumbuh 1 orang
4. Kota Solok 3 orang
5. Kabupaten Pasaman 1 orang
6. Kabupaten Padang Pariaman 2 orang
7. Kabupaten Agam 6 orang
8. Kabupaten Limapuluh Kota 14 orang
9. Kabupaten Solok 3 orang
10. Kabupaten Tanah Datar 1 orang
11. Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang
12. Kabupaten Kep. Mentawai 1 orang
13. Kabupaten Dharmasraya 1 orang
14. Kabupaten Solok Selatan 1 orang
Pasien sembuh sebanyak 101 orang, dengan rincian:
1. Kota Padang 29 orang
2. Kota Padang Panjang 1 orang
3. Kota Bukittinggi 15 orang
4. Kota Payakumbuh 13 orang
5. Kota Solok 2 orang
6. Kabupaten Padang Pariaman 5 orang
7. Kabupaten Agam 4 orang
8. Kabupaten Solok 1 orang
9. Kabupaten Tanah Datar 9 orang
10. Kabupaten Sijunjung 2 orang
11. Kabupaten Pesisir Selatan 4 orang
12. Kabupaten Kep. Mentawai 15 orang
13. Kabupaten Pasaman Barat 1 orang
Meninggal dunia sebanyak 1 orang, berasal dari Kota Padang.
Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Jum'at 5 Februari 2021:
- Kasus Suspek dengan total 424 orang
- Dirawat sebanyak 92 orang
- Isolasi mandiri sebanyak 332 orang
Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Jum'at 5 Februari 2021:
1. Kota Padang
- Total positif 13.611 orang
- Meninggal 280 orang (2.06)
- Sembuh 13.104 orang (96.28)
2. Kota Padang Panjang
- Total positif 810 orang
- Meninggal 17 orang (2.10)
- Sembuh 773 orang (95.43)
3. Kota Sawahlunto
- Total positif 387 orang
- Meninggal 6 orang (1.55)
- Sembuh 367 orang (94.83)
4. Kota Payakumbuh
- Total positif 739 orang
- Meninggal 10 orang (1.35)
- Sembuh 700 orang (94.72)
5. Kabupaten Sijunjung
- Total positif 795 orang
- Meninggal 21 orang (2.64)
- Sembuh 752 orang (94.59)
6. Kota Pariaman
- Total positif 547 orang
- Meninggal 16 orang (2.93)
- Sembuh 516 orang (94.33)
7. Kabupaten Dharmasraya
- Total positif 538 orang
- Meninggal 7 orang (1.30)
- Sembuh 502 orang (93.31)
8. Kabupaten Padang Pariaman
- Total positif 1.114 orang
- Meninggal 40 orang (3.59)
- Sembuh 1.015 orang (91.11)
9. Kabupaten Solok
- Total positif 783 orang
- Meninggal 18 orang (2.30)
- Sembuh 707 orang (90.29)
10. Kabupaten Pesisir Selatan
- Total positif 1.139 orang
- Meninggal 34 orang (2.99)
- Sembuh 1.021 orang (89.64)
11. Kabupaten Agam
- Total positif 1.880 orang
- Meninggal 34 orang (1.81)
- Sembuh 1.680 orang (89.36)
12. Kota Solok
- Total positif 622 orang
- Meninggal 15 orang (2.41)
- Sembuh 555 orang (89.23)
13. Kabupaten Tanah Datar
- Total positif 1.141 orang
- Meninggal 38 orang (3.33)
- Sembuh 1.012 orang (88.69)
14. Kabupaten Solok Selatan
- Total positif 359 orang
- Meninggal 4 orang (1.11)
- Sembuh 317 orang (88.30)
15. Kabupaten Pasaman Barat
- Total positif 521 orang
- Meninggal 32 orang (6.14)
- Sembuh 460 orang (88.29)
16. Kabupaten Kep. Mentawai
- Total positif 431 orang
- Meninggal 0 orang (0.00)
- Sembuh 378 orang (87.70)
17. Kota Bukittinggi
- Total positif 1090
- Meninggal 19 orang (1.74)
- Sembuh 954 orang (87.52)
18. Kabupaten Pasaman
- Total positif 330 orang
- Meninggal 11 orang (3.33)
- Sembuh 281 orang (85.15)
19. Kabupaten Limapuluh Kota
- Total positif 507 orang
- Meninggal 16 orang (orang)
- Sembuh 429 orang (84.62)
Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 31 Januari 2021 sampai tanggal 6 Februari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:
ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)
TIDAK ADA
ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)
Kabupaten Pasaman (skor 2,36)
Kabupaten Agam (skor 2,31)
Kota Bukittinggi (skor 2,30)
Kabupaten Solok (skor 2,29)
Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,17)
Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,13)
Catatan:
Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten 50 Kota. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.
ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)
Kabupaten Dharmasraya (skor 2,62)
Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)
Kota Padang Panjang (skor 2,54)
Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,52)
Kota Solok (skor 2,51)
Kota Payakumbuh (skor 2,50)
Kabupaten Solok Selatan (skor 2,50)
Kota Pariaman (skor 2,48)
Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,47)
Kota Sawahlunto (skor 2,45)
Kabupaten Tanah Datar (skor 2,43)
Kota Padang (skor 2,42)
Kabupaten Sijunjung (skor 2,41)
Melihat skor diatas, pada minggu ke 46 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar.
ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS
TIDAK ADA
(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)
Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.
Catatan:
Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.
Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:
1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk
11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19
15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.
Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.
Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.
Terima kasih,
Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar