Info Covid-19 Sumbar, Rabu 3 Februari 2021

Info Covid-19 Sumbar, Rabu 3 Februari 2021

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 03 Februari 2021 20:47:30 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Rabu, 3 Februari 2021

 

Total sampai hari ini telah 27.189 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 129 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 149 orang, sehingga total sembuh 25.343 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

  • Jumlah Spesimen Diperiksa 527.595
  • Jumlah Orang Diperiksa: 368.332

 

Positivity Rate (PR): 7,38%

 

Total 27.189 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 253 orang (0,93%)
  • Isolasi mandiri 915 orang (3,37%)
  • Isolasi Provinsi 6 orang (0,02%)
  • Isolasi Kab/ Kota 57 orang (0,21%)
  • Meninggal dunia 615 orang (2,26%)
  • Sembuh 25.343 orang (93,21%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3121 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 2846 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 265 sample), terkonfirmasi tambahan 129 (seratus dua puluh sembilan) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 149 orang dan meninggal bertambah 3 orang.

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 129 orang dengan rincian:

1. Kota Padang 49 orang

2. Kota Padang Panjang 4 orang

3. Kota Bukittinggi 10 orang

4. Kota Payakumbuh 4 orang

5. Kota Solok 2 orang

6. Kabupaten Padang Pariaman 1 orang

7. Kabupaten Agam 13 orang

8. Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang

9. Kabupaten Solok 7 orang

10. Kabupaten Tanah Datar 1 orang

11. Kabupaten Sijunjung 10 orang

12. Kabupaten Pesisir Selatan 7 orang

13. Kabupaten Kep. Mentawai 2 orang

14. Kabupaten Pasaman Barat 11 orang

15. Kabupaten Dharmasraya 4 orang

16. Kabupaten Solok Selatan 1 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 149 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 22 orang

2. Kota Padang Panjang 5 orang

3. Kota Bukittinggi 7 orang

4. Kota Payakumbuh 4 orang

5. Kota Solok 13 orang

6. Kota Sawahlunto 9 orang

7. Kota Pariaman 5 orang

8. Kabupaten Pasaman 1 orang

9. Kabupaten Agam 4 orang

10. Kabupaten Solok 1 orang

11. Kabupaten Tanah Datar 45 orang

12. Kabupaten Sijunjung 3 orang

13. Kabupaten Pesisir Selatan 16 orang

14. Kabupaten Kep. Mentawai 24 orang

15. Kabupaten Dharmasraya 4 orang

16. Kabupaten Solok Selatan 6 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 3 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 1 orang

2. Kota Bukittinggi 1 orang

3. Kota Payakumbuh 1 orang

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Rabu 3 Februari 2021:

  • Kasus Suspek dengan total 371 orang
  • Dirawat sebanyak 110 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 261 orang

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Rabu 3 Februari 2021:

 

1. Kota Padang

  • Total positif 13.564 orang
  • Meninggal 278 orang (2.05)
  • Sembuh 13.052 orang (96.23)

 

2. Kota Padang Panjang

  • Total positif 810 orang
  • Meninggal 17 orang (2.10)
  • Sembuh 770 orang (95.06)

 

3. Kota Sawahlunto

  • Total positif 386 orang
  • Meninggal 6 orang (1.55)
  • Sembuh 365 orang (94.56)

 

4. Kota Pariaman

  • Total positif 547 orang
  • Meninggal 16 orang (2.93)
  • Sembuh 516 orang (94.33)

 

5. Kabupaten Sijunjung

  • Total positif 794 orang
  • Meninggal 21 orang (2.64)
  • Sembuh 748 orang (94.21)

 

6. Kabupaten Dharmasraya

  • Total positif 535 orang
  • Meninggal 7 orang (1.31)
  • Sembuh 502 orang (93.83)

 

7. Kota Payakumbuh

  • Total positif 738 orang
  • Meninggal 10 orang (1.36)
  • Sembuh 676 orang (91.60)

 

8. Kabupaten Padang Pariaman

  • Total positif 1.102 orang
  • Meninggal 39 orang (3.54)
  • Sembuh 1.006 orang (91.29)

 

9. Kabupaten Solok

  • Total positif 775 orang
  • Meninggal 18 orang (2.32)
  • Sembuh 706 orang (91.10)

 

10. Kota Solok

  • Total positif 609 orang
  • Meninggal 15 orang (2.46)
  • Sembuh 553 orang (90.80)

 

11. Kabupaten Pesisir Selatan

  • Total positif 1.129 orang
  • Meninggal 34 orang (3.01)
  • Sembuh 1.009 orang (89.37)

 

12. Kabupaten Agam

  • Total positif 1.863 orang
  • Meninggal 34 orang (1.83)
  • Sembuh 1.656 orang (88.89)

 

13. Kabupaten Solok Selatan

  • Total positif 357 orang
  • Meninggal 4 orang (1.12)
  • Sembuh 316 orang (88.52)

 

14. Kabupaten Pasaman Barat

  • Total positif 518 orang
  • Meninggal 32 orang (6.18)
  • Sembuh 458 orang (88.42)

 

15. Kabupaten Tanah Datar

  • Total positif 1.135 orang
  • Meninggal 38 orang (3.35)
  • Sembuh 1.002 orang (88.28)

 

16. Kabupaten Limapuluh Kota

  • Total positif 491 orang
  • Meninggal 16 orang (3.26)
  • Sembuh 429 orang (87.37)

 

17. Kabupaten Pasaman

  • Total positif 325 orang
  • Meninggal 11 orang (3.38)
  • Sembuh 281 orang (86.46)

 

18. Kota Bukittinggi

  • Total positif 1.085 orang
  • Meninggal 19 orang (1.75)
  • Sembuh 938 orang (86.45)

 

19. Kabupaten Kep. Mentawai

  • Total positif 426 orang
  • Meninggal 0 orang (0.00)
  • Sembuh 360 orang (84.51)

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 31 Januari 2021 sampai tanggal 6 Februari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

TIDAK ADA

 

ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

Kabupaten Pasaman (skor 2,36)

Kabupaten Agam (skor 2,31)

Kota Bukittinggi (skor 2,30)

Kabupaten Solok (skor 2,29)

Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,17)

Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,13)

 

Catatan:

Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

Kabupaten Dharmasraya (skor 2,62)

Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)

Kota Padang Panjang (skor 2,54)

Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,52)

Kota Solok (skor 2,51)

Kota Payakumbuh (skor 2,50)

Kabupaten Solok Selatan (skor 2,50)

Kota Pariaman (skor 2,48)

Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,47)

Kota Sawahlunto (skor 2,45)

Kabupaten Tanah Datar (skor 2,43)

Kota Padang (skor 2,42)

Kabupaten Sijunjung (skor 2,41)

 

Melihat skor diatas, pada minggu ke 46 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar. 

 

 ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

Catatan:

Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar