Info Covid-19 Sumbar, Selasa 2 Februari 2021
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 02 Februari 2021 20:34:47 WIB
Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat
Selasa, 2 Februari 2021
Total sampai hari ini telah 27.060 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 38 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 89 orang, sehingga total sembuh 25.174 orang
Spesimen sampai hari ini:
- Jumlah Spesimen Diperiksa 524.484
- Jumlah Orang Diperiksa: 366.157
Positivity Rate (PR): 7,39%
Total 27.060 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:
- Dirawat di berbagai rumah sakit 249 orang (0,92%)
- Isolasi mandiri 973 orang (3,60%)
- Isolasi Provinsi 7 orang (0,03%)
- Isolasi Kab/ Kota 45 orang (0,17%)
- Meninggal dunia 612 orang (2,26%)
- Sembuh 25.174 orang (93,03%)
Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 1451 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 1272 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 179 sample), terkonfirmasi tambahan 38 (tiga puluh delapan) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 89 orang dan meninggal bertambah 10 orang
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 38 orang dengan rincian:
1. Kota Padang 12 orang
2. Kota Padang Panjang 1 orang
3. Kota Bukittinggi 3 orang
4. Kota Payakumbuh 2 orang
5. Kabupaten Pasaman 1 orang
6. Kabupaten Padang Pariaman 2 orang
7. Kabupaten Agam 4 orang
8. Kabupaten Limapuluh Kota 2 orang
9. Kabupaten Solok 2 orang
10. Kabupaten Tanah Datar 1 orang
11. Kabupaten Pesisir Selatan 3 orang
12. Kota Pariaman 1 orang
13. Kabupaten Pasaman Barat 3 orang
14. Kabupaten Dharmasraya 1 orang
Pasien sembuh sebanyak 89 orang, dengan rincian:
1. Kota Padang 42 orang
2. Kota Padang Panjang 2 orang
3. Kota Bukittinggi 6 orang
4. Kota Solok 1 orang
5. Kota Sawahlunto 1 orang
6. Kabupaten Agam 2 orang
7. Kabupaten Solok 13 orang
8. Kabupaten Tanah Datar 5 orang
9. Kabupaten Pesisir Selatan 11 orang
10. Kabupaten Kep. Metawai 3 orang
11. Kabupaten Pasaman Barat 1 orang
12. Kabupaten Dharmasraya 2 orang
Meninggal dunia sebanyak 10 orang, dengan rincian:
1. Kota Padang 1 orang
2. Kabupaten Tanah Datar 2 orang
3. Kabupaten Pesisir Selatan 6 orang
4. Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang
Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Selasa 2 Februari 2021:
- Kasus Suspek dengan total 405 orang
- Dirawat sebanyak 108 orang
- Isolasi mandiri sebanyak 297 orang
Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Selasa 2 Februari 2021:
1. Kota Padang
- Total positif 13.515 orang
- Meninggal 277 orang (2.05)
- Sembuh 13.030 orang (96.41)
2. Kabupaten Sijunjung
- Total positif 784 orang
- Meninggal 21 orang (2.68)
- Sembuh 745 orang (95.03)
3. Kota Padang Panjang
- Total positif 806 orang
- Meninggal 17 orang (2.11)
- Sembuh 765 orang (94.91)
4. Kabupaten Dharmasraya
- Total positif 531 orang
- Meninggal 7 orang (1.32)
- Sembuh 498 orang (93.79)
5. Kota Pariaman
- Total positif 547 orang
- Meninggal 16 orang (2.93)
- Sembuh 511 orang (93.42)
6. Kota Sawahlunto
- Total positif 386 orang
- Meninggal 6 orang (1.55)
- Sembuh 356 orang (92.23)
7. Kabupaten Solok
- Total positif 768 orang
- Meninggal 18 orang (2.34)
- Sembuh 705 orang (91.80)
8. Kota Payakumbuh
- Total positif 734 orang
- Meninggal 9 orang (1.23)
- Sembuh 672 orang (91.55)
9. Kabupaten Padang Pariaman
- Total positif 1.101 orang
- Meninggal 39 orang (3.54)
- Sembuh 1.006 orang (91.37)
10. Kabupaten Pasaman Barat
- Total positif 507 orang
- Meninggal 32 orang (6.31)
- Sembuh 458 orang (90.34)
11. Kabupaten Agam
- Total positif 1.850 orang
- Meninggal 34 orang (1.84)
- Sembuh 1.652 orang (89.30)
12. Kota Solok
- Total positif 607 orang
- Meninggal 15 orang (2.47)
- Sembuh 540 orang (88.96)
13. Kabupaten Pesisir Selatan
- Total positif 1.122 orang
- Meninggal 34 orang (3.03)
- Sembuh 993 orang (88.50)
14. Kabupaten Limapuluh Kota
- Total positif 488 orang
- Meninggal 16 orang (3.28)
- Sembuh 429 orang (87.91)
15. Kabupaten Solok Selatan
- Total positif 356 orang
- Meninggal 4 orang (1.12)
- Sembuh 310 orang (87.08)
16. Kota Bukittinggi
- Total positif 1.075 orang
- Meninggal 18 orang (1.67)
- Sembuh 931 orang (86.60)
17. Kabupaten Pasaman
- Total positif 325
- Meninggal 11 orang (3.38)
- Sembuh 280 orang (86.15)
18. Kabupaten Tanah Datar
- Total positif 1.134 orang
- Meninggal 38 orang (3.35)
- Sembuh 957 orang (84.39)
19. Kabupaten Kep. Mentawai
- Total positif 424 orang
- Meninggal 0 orang (0.00)
- Sembuh 336 orang (79.25)
Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 31 Januari 2021 sampai tanggal 6 Februari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:
ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)
TIDAK ADA
ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)
Kabupaten Pasaman (skor 2,36)
Kabupaten Agam (skor 2,31)
Kota Bukittinggi (skor 2,30)
Kabupaten Solok (skor 2,29)
Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,17)
Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,13)
Catatan:
Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.
ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)
Kabupaten Dharmasraya (skor 2,62)
Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)
Kota Padang Panjang (skor 2,54)
Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,52)
Kota Solok (skor 2,51)
Kota Payakumbuh (skor 2,50)
Kabupaten Solok Selatan (skor 2,50)
Kota Pariaman (skor 2,48)
Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,47)
Kota Sawahlunto (skor 2,45)
Kabupaten Tanah Data4 (skor 2,43)
Kota Padang (skor 2,42)
Kabupaten Sijunjung (skor 2,41)
Melihat skor diatas, pada minggu ke 46 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar.
ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS
TIDAK ADA
(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)
Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.
Catatan:
Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.
Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:
1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)
7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif
8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP
9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk
10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk
11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)
12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu
13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)
14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19
15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.
Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.
Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.
Terima kasih,
Jasman Rizal
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar