Info Covid-19 Sumbar, Minggu 31 Januari 2021

Info Covid-19 Sumbar, Minggu 31 Januari 2021

Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 31 Januari 2021 20:01:28 WIB


Informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat

 

Minggu, 31 Januari 2021

 

Total sampai hari ini telah 26.979 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 92 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 145 orang, sehingga total sembuh 25.037 orang

 

Spesimen sampai hari ini:

  • Jumlah Spesimen Diperiksa 522.492
  • Jumlah Orang Diperiksa: 365.190

 

Positivity Rate (PR): 7,39%

 

Total 26.979 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

  • Dirawat di berbagai rumah sakit 266 orang (0,99%)
  • Isolasi mandiri 1016 orang (3,77%)
  • Isolasi Provinsi 12 orang (0,04%)
  • Isolasi Kab/ Kota 48 orang (0,18%)
  • Meninggal dunia 600 orang (2,22%)
  • Sembuh 26.979 orang (92,80%)

 

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 2101 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 2060 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 41 sample), terkonfirmasi tambahan 92 (sembilan puluh dua) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 145 orang dan meninggal bertambah 2 orang

 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 92 orang dengan rincian:

1. Kota Padang 28 orang

2. Kota Padang Panjang 2 orang

3. Kota Bukittinggi 4 orang

4. Kota Solok 8 orang

5. Kabupaten Pasaman 2 orang

6. Kabupaten Padang Pariaman 4 orang

7. Kabupaten Agam 5 orang

8. Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang

9. Kabupaten Solok 10 orang

10. Kabupaten Tanah Datar 3 orang

11. Kabupaten Sijunjung 1 orang

12. Kabupaten Pesisir Selatan 8 orang

13. Kabupaten Kep. Mentawai 9 orang

14. Kabupaten Pasaman Barat 2 orang

15. Kabupaten Dharmasraya 3 orang

16. Kabupaten Solok Selatan 2 orang

 

Pasien sembuh sebanyak 145 orang, dengan rincian:

1. Kota Padang 20 orang

2. Kota Padang Panjang 1 orang

3. Kota Payakumbuh 5 orang

4. Kabupaten Padang Pariaman 9 orang

5. Kabupaten Agam 39 orang

6. Kabupaten Limapuluh Kota 45 orang

7. Kabupaten Tanah Datar 6 orang

8. Kabupaten Kep. Mentawai 12 orang

9. Kabupaten Pasaman Barat 6 orang

10. Kabupaten Solok Selatan 2 orang

 

Meninggal dunia sebanyak 2 orang, dengan rincian:

1. Kabupaten Sijunjuang 1 orang

2. Kabupaten Agam 1 orang

 

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Minggu 31 Januari 2021:

  • Kasus Suspek dengan total 431 orang
  • Dirawat sebanyak 127 orang
  • Isolasi mandiri sebanyak 304 orang

 

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Minggu 31 Januari 2021:

 

1. Kota Padang

  • Total positif 13.490 orang
  • Meninggal 276 orang (2.05)
  • Sembuh 12.972 orang (96.16)

 

2. Kabupaten Sijunjung

  • Total positif 783 orang
  • Meninggal 21 orang (2.68)
  • Sembuh 738 orang (94.25)

 

3. Kota Padang Panjang

  • Total positif 805 orang
  • Meninggal 17 orang (2.11)
  • Sembuh 757 orang (94.04)

 

4. Kota Pariaman

  • Total positif 546 orang
  • Meninggal 16 orang (2.93)
  • Sembuh 511 orang (93.59)

 

5. Kabupaten Padang Pariaman

  • Total positif 1.090 orang
  • Meninggal 39 orang (3.58)
  • Sembuh 1006 orang (92.29)

 

6. Kota Sawahlunto

  • Total positif 386 orang
  • Meninggal 6 orang (1.55)
  • Sembuh 355 orang (91.97)

 

7. Kabupaten Dharmasraya

  • Total positif 530 orang
  • Meninggal 7 orang (1.32)
  • Sembuh 487 orang (91.89)

 

8. Kota Payakumbuh

  • Total positif 732 orang
  • Meninggal 9 orang (1.23)
  • Sembuh 672 orang (91.80)

 

9. Kabupaten Pasaman Barat

  • Total positif 503 orang
  • Meninggal 32 orang (6.36)
  • Sembuh 457 orang (90.85)

 

10. Kabupaten Solok

  • Total positif 763 orang
  • Meninggal 18 orang (2.36)
  • Sembuh 692 orang (90.69)

 

11. Kabupaten Agam

  • Total positif 1.846 orang
  • Meninggal 33 orang (1.79)
  • Sembuh 1.648 orang (89.27)

 

12. Kota Solok

  • Total positif 606 orang
  • Meninggal 14 orang (2.31)
  • Sembuh 537 orang (88.61)

 

13. Kabupaten Limapuluh Kota

  • Total positif 486 orang
  • Meninggal 15 orang (3.09)
  • Sembuh 429 orang (88.27)

 

14. Kabupaten Pesisir Selatan

  • Total positif 1.118 orang
  • Meninggal 28 orang (2.50)
  • Sembuh 982 orang (87.84)

 

15. Kabupaten Solok Selatan

  • Total positif 350
  • Meninggal 4 orang (1.14)
  • Sembuh 307 orang (87.71)

 

16. Kota Bukittinggi

  • Total positif 1.072 orang
  • Meninggal 18 orang (1.68)
  • Sembuh 925 orang (86.29)

 

17. Kabupaten Pasaman

  • Total positif 324 orang
  • Meninggal 11 orang (3.40)
  • Sembuh 280 orang (86.42)

 

18. Kabupaten Tanah Datar

  • Total positif 1.131 orang
  • Meninggal 36 orang (3.18)
  • Sembuh 952 orang (84.17)

 

19. Kabupaten Kep. Mentawai

  • Total positif 418 orang
  • Meninggal 0 orang (0.00)
  • Sembuh 330 orang (78.95)

 

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 31 Januari 2021 sampai tanggal 6 Februari 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

 

ZONA MERAH - RESIKO TINGGI (Skor 0 - 1,8)

TIDAK ADA

 

ZONA ORANYE - RESIKO SEDANG (Skor 1,81 - 2,40)

Kabupaten Pasaman (skor 2,36)

Kabupaten Agam (skor 2,31)

Kota Bukittinggi (skor 2,30)

Kabupaten Solok (skor 2,29)

Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,17)

Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,13)

 

Catatan:

Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Limapuluh Kota. Kita harapkan semua Kabupaten dan Kota lebih mengintesifkan pemeriksaan sample kepada warganya yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan covid-19 dapat lebih baik lagi.

 

ZONA KUNING - RESIKO RENDAH (Skor 2,41 - 3,0)

Kabupaten Dharmasraya (skor 2,62)

Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,54)

Kota Padang Panjang (skor 2,54)

Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,52)

Kota Solok (skor 2,51)

Kota Payakumbuh (skor 2,50)

Kabupaten Solok Selatan (skor 2,50)

Kota Pariaman (skor 2,48)

Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,47)

Kota Sawahlunto (skor 2,45)

Kabupaten Tanah Datar (skor 2,43)

Kota Padang (skor 2,42)

Kabupaten Sijunjung (skor 2,41)

 

Melihat skor diatas, pada minggu ke 46 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Dharmasraya memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar. 

 

ZONASI HIJAU - TIDAK ADA KASUS

TIDAK ADA

(Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-47 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

Catatan:

Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

 

Berikut 15 indikator kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat dan 2 pelayanan kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah:

1. Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

2. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

3. Penurunan jumlah meninggal dari kasus positif selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

4. Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

5. Penurunan jumlah kasus positif yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

6. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDP yang dirawat di RS selama 2 minggu terakhir dari puncak (target lebih besar sama dengan 50%)

7. Kenaikan jumlah sembuh dari kasus positif

8. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dan pengawasan dari ODP dan PDP

9. Penurunan laju insidensi kasus positif per 100.000 penduduk

10. Penurunan angka kematian per 100.000 penduduk

11. Rt - angka reproduksi efektif kurang dari 1 (sebagai indikator yang ditriangulasi)

12. Jumlah pemeriksaan spesimen meningkat selama 2 minggu

13. Positivity rate kurang dari 5% (dari seluruh sampel diagnosis yang diperiksa, proporsi positif hanya 5%)

14. Jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah pasien positif COVID-19

15. Jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung lebih dari 20% jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19.

 

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.  

 

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin.

 

Terima kasih,

 

 

 

Jasman Rizal

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar