Nagari Langki Masih Terisolir dari Jaringan Komunikasi

Nagari Langki Masih Terisolir dari Jaringan Komunikasi

Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 18 Maret 2020 08:30:58 WIB


Sijunjung, Diskominfo SB - Persoalan keterbatasan jaringan komunikasi masih menjadi persoalan mendasar di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat. Setidaknya terdapat 600 Kepala Keluarga atau lebih kurang 3000 warga Nagari Langki belum bisa berkomunikasi dengan  dunia luar. 

Hal ini disampaikan oleh Wali Nagari Langki Kec. Tanjung Gadang Kab. Sijunjung, Zulkarnaini Monti Marajo saat menerima kunjungan perwakilan Pemrov Sumbar dalam rangka menghadiri pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD) ke-107, Senin (16/03/2020).

“Sampai saat ini Nagari kami masih terisolir baik dari sisi transportasi maupun komunikasi,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Prov. Sumbar, Indra Sukma yang turut hadir pada kesempatan ini mengaku pihaknya terus melakukan inventarisasi terhadap Nagari-nagari di Sumatera Barat yang masih belum terjangkau jaringan komunikasi.

“Kondisi ini menjadi catatan tersendiri bagi kami, dan Pemerintah Daerah akan segera menindaklanjuti dan melaporkannya ke Kemenkominfo RI,” sebutnya.

Plh. Perwira Seksi Teritorial Dandim 0310/SS, Kapten Infanteri Ilham selaku pimpinan lapangan TMMD di Nagari Langki menuturkan bahwa keinginan dan harapan masyarakat ini adalah janji pemerintah daerah dan ini harus dipenuhi.

“Kita tidak bisa lagi menunda, kalau ini yang terjadi saya khawatir masyarakat tidak akan percaya lagi dengan pimpinannya,” terangnya.

Sebelumnya Pembukaan TMMD ke-107 di Kabupaten Sijunjung direncanakan akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat di Lapangan Sepak Bola Jorong Koto, namun karena adanya edaran dari Wakasad terkait penyebaran Virus Corona/Covid-19, maka kegiatan hanya dibuka oleh Camat Tanjung Gadang langsung di lokasi kegiatan.

Sebagaimana diketahui program TMMD merupakan program tahunan percepatan pembangunan daerah terpencil dan terisolir, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan unsur TNI. (MMC Diskominfo)