Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Sumatera Barat Januari 2020

Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Sumatera Barat Januari 2020

Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 04 Februari 2020 10:39:01 WIB


Padang, Diskominfo SB - Januari 2020 Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,65 persen dan Kota Bukittinggi mengalami inflasi sebesar 0,25 persen., hal itu dijelaskan oleh Kepala BPS Prov Sumbar Bapak Pitono saat rilis konferensi pers di kantor BPS setempat Jln. Khatib Sulaiman Padang, (3/2/2020).

IHKmerupakan salah satu indikator ekonomi penting yang dapatmemberikan informasi mengenai perkembangan harga barang/jasa yang dibayar oleh konsumen. Penghitungan IHK ditujukan untuk mengetahui perubahan harga dari sekelompok tetap barang/jasa yang pada umumnya dikonsumsi oleh masyarakat. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat penurunan (deflasi) dari barang/jasa mempunyai kaitan yang erat sekali dengan kemampuan daya beli yang dimiliki masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan tetap. Tingkat perubahan IHK (inflasi/deflasi) yang terjadi akan mencerminkan daya beli dari uang yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semakin tinggi inflasi maka semakin rendah nilai uang dan semakin rendah daya belinya.

• Inflasi di Kota Padang terjadi karena adanya kenaikan indeks pada 8 (delapan) kelompok pengeluaran. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,13 persen, diikuti kenaikan indeks pada kelompok kesehatan sebesar 1,65 persen. Inflasi di Kota Bukittinggi disebabkan juga adanya kenaikan indeks pada 9 (sembilan) kelompok pengeluaran. Peningkatan terbesar terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 2,69 persen, dan diikuti kelompok makanan, minuman dan tembakau; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,46 persen.

• Laju inflasi tahun kalender sampai bulan Januari 2020 Kota Padang dan Kota Bukittinggi masing-masing sebesar 0,65 persen dan 0,25 persen. Laju inflasi year on year Kota Padang (Januari 2020 terhadap Januari 2019) sebesar 2,40 persen dan Kota Bukittinggi sebesar 2,03 persen.

• Dari 24 (dua puluh empat) kota IHK di Sumatera, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Meulaboh sebesar 1,44 persen dan terendah terjadi di Kota Lhokseumawe sebesar 0,08 persen. Kota Padang menduduki urutan ke 9 (sembilan) dan Kota Bukittinggi urutan 20 (dua puluh) dari seluruh kota yang mengalami inflasi di Sumatera. Secara nasional Kota Padang menduduki urutan ke 22 (dua puluh dua) dan Kota Bukittinggi ke 66 (enam puluh enam) dari semua kota yang mengalami inflasi.

(BPS/Diskominfo)