Pemkab Pessel Siapkan Rp1,8 Miliar untuk Penyakit Gizi Kronis
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 30 Januari 2019 16:38:13 WIB
Pada tahun ini, Pemerinta Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), telah menyiapkan anggaran Rp1,8 miliar, untuk pengurangan angka penderita penyakit gizi kronis atau disebut stunting.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes), Pessel, Yuni Andra mengatakan, anggaran tersebut disiapkan untuk mengatur asupan gizi serta makanan tambahan yang dibutuhkan untuk kesehatan balita yang ada di daerah itu.
“Diantaranya untuk memenuhi vitamin serta tambahan makanan yang dibutuhkan balita. Karena persoalan gizi ini, salah satu perhatian Pemkab untuk mengatasinya,” kata Yuni Andra.
Ia menjelaskan, tahun 2018, jumlah kasus stunting di daerah itu tercatat mencapai 8,6 persen atau sebanyak 3.800 dari 45 ribu banyak balita. Dan jumlah ini menurun 5 persen dari 13,2 persen pada tahun sebelumnya.
“Sedangkan, untuk kasus balita gizi lebih mencapai 0,5 persen atau sebanyak 300 balita dan yang sangat kurus sekali mencapai 16 orang,” jelasnya.
Menurutnya, persoalan stunting di daerah itu, diantaranya dipengaruhi akibat pola asupan yang kurang sejak kandungan, hingga gangguan pola asuh lainnya yang mengakibatkan menjadi kekurangan gizi serta vitamin yang seharusnya dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita.
“Karena pola asupan ini harus dilakukan mulai dari umur nol sampai 59 bulan. Terkadang orangtua lenga, terhadap ini hingga stunting, gizi lebih dan sangat kurus sekali yang sebenar bisa dicegah dari sebelum lahir,”terangnya.
Sejauh ini, pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk kesehatan balita di daerah itu. Selain program kesehatan, Pemkab Pessel juga telah melakukan penataan kelayakan terhadap tempat tinggal dan sanitasi lingkungan yang baik untuk masyarakat.
“Dan saat ini, jika dibandingkan kabupaten/kota lain, penanganan kita cukup baik. Dan ini akan terus kita lakukan, diantaranya saat ini Dinkes juga dibantu TP-PKK yang pokus dalam memperhatikan gizi balita,” tutupnya.
Sumber : Prokabar.com