TNI Membangun Nagari

Artikel Yal Aziz(Tenaga Artikel) 27 April 2018 08:21:55 WIB


Oleh Yal Aziz
Bangsa yang baik, bangsa yang menghormati sejarah dan pelaku sejarah. Jadi, kalau kita berbicara sejarah, maka istilah Tentaran Manunggal Membangun Desa (TMMD) dulunya  kita kenal dengan istilah ABRI Masuk Desa (AMD).

Jadi, jika kita berbicara istilah AMD, jelas penyelenggaraan bhakti tentara ini didasarkan pada Amanat Presiden Soeharto tanggal 5 Oktober 1978 lalu. Waktu itu, Presiden Soeharto  mengajak dan menghimbau semua keluarga besar  ABRI untuk menghayati kembali Kemanunggalan ABRI dengan Rakyat. Kenapa? Karena masalah kemanunggalan ABRI dan Rakyat tersebut telah menjadi bukti sejarah tentang kemerdekaan dan pembentukan bangsa ini.

Bahkan waktu itu,  ABRI (sekarang TNI)telah berjuang dan berusaha untuk menduduki posisi sentral dalam pembangunan desa dengan melancarkan program ABRI Masuk Desa (AMD). Sedangkan tujuan dari program ABRI Masuk Desa ini adalah untuk mendorong dan meningkatkan pembangunan diberbagai daerah, khususnya di daerah- daerah terpencil atau pinggiran. Adapun sasara yang hendak dicapai waktu itu jelas untuk mempertahankan posisi sentral ABRI agar selalu mendapatkan dukungan rakyat.

Dulunya, istilah Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) bisa dikatakan sama dengan istilah ABRI Masuk Desa (AMD) yang merupakan program kerjasama lintas sektoral antara TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan Pemerintah Daerah, serta Komponen Bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah-daerah tertinggal, terisolasi, atau daerah pinggiran yang terbelakang.

Jadi kini, istilah TMMD sudah merupakan bhakti operasi Bakti TNI yang sinergis, terintegrasi dan sangat  terorganisir, memiliki maksud, tujuan dan manfaatnya yang jelas, baik bagi kepentingan TNI, Masyarakat maupun Pemerintah Daerah kabupaten dan kota.

Kemudian seiring dengan  perkembangan waktu dengan adanya Reformasi ABRI, dengan dipisahkannya Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan TNI pada tanggal 1 April 1999, ABRI Masuk Desa (AMD) berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Yang jelas kini, dengan adanya perubahan istilah tersebut, ternyata tidak merubah tujuan awal dari pencetusan pelaksanaan ABRI Masuk Desa (AMD)dengan tujuan, selain untuk lebih mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Rasanya, program TMMD ke 101 ini perlu diaplus. Kenapa? Karena ternyata program TMMD ini telah berhasil mencapai sasaran yang diprogramkan, baik sasaran fisik maupun sasaran lainnya. Yang hebatnya lagi, ternyata keberhasilan tersebut telah mengilhami lahirnya program-program manunggal lainnya seperti TNI Manunggal Pertanian, TNI Manunggal Aksara, TNI Manunggal KB-Kes, TNI Manunggal Sosial Sejahtera, TNI Manunggal Sembako dan TNI Manunggal Reboisasi yang pernah dilaksanakan oleh TNI.

Khusus TMMD di Sumatera Barat, ternyata pihak Korem 032 Wirabraja juga berhasil menjalin kerjasama yang baik dan harmonis dengan beberapa media massa dan media online. Hasil dari kerjasama tersebut, jelas berbagai kegatan TMMD di bawah kendali Korem 032 Wirabraja, bisa diketahui masyarakat luas. Bravo TNI. (penulis wartawan tabloidbijak dan padangpos.com)