Budi Daya Ikan Lele untuk Tambah Gaji Bagi PNS

Artikel Yal Aziz(Tenaga Artikel) 15 Februari 2018 11:50:29 WIB


Oleh Yal Aziz
Dari pada melakukan tindak pidana korupsi, ada baiknya beternak ikan lele. Kenapa? Karena selain ternak lele menghasilkan uang untuk penambah gaji, sekaligus memanfaatkan perkarangan rumah untuk menambah pendapatan. Perhitungannya, karena beternak ikan lele merupakan usaha yang sudah terkenal akan kemudahan dan keuntungannya. Bahkan, beternak ikan lele bisa dengan modal kecil, seperti Rp 1 jutaan sudah bisa memberikan keuntungan menimal 2 kali lipat.

Yang perlu diingat, sebelum memulai usaha ternak ikan lele, sebaiknya jangan terlalu berambisius langsung membuat banyak kolam. Cukup dengan membuat 1 kolam untuk percobaan terlebih dahulu.

Kemudian, untuk membuat kolam ikan lele tersebut, sebaiknya dilakukan berbagai cara dan observasi sesuai keuntungan yang sudah ditargetkan. Tujuannya, agar kerja tambahan ini dimulai dengan perhitungan dan kajian ilmiah dan jangan sampai ondong air, ondong dadak. Maksudnya, sebelum memulai usaha budidaya ikan lele dengan memanfaatkan perkrangan rumah, sebaiknya dipelajari cara  yang tepat atau teknis yang cocok sehingga dapat mencapai target yang telah direncanakan. 

Sebagai bahan kajian dan renungkan sebelum memulai beternak ikan lele, ada baiknya juga dihitung terlebih dahulu dana yang dibutuhkan. Tujuannya agar usaha beternak ikan lele yang bertujuan untuk menambah pendapat sebagai pewagai negeri tak sia-sia atau merugi. 

Kemudian budidaya ikan lele bisa di jadikan sebagai salah satu alternatif bagi pegawai negeri karena ikan lele dapat dibudidayakan dengan menggunakan wadah dari plastik atau terpal, dengan kondisi air yang terbatas serta dapat memanfaatkan pakan dari ikan-ikan yang tidak layak untuk konsumsi yang dijual selain pakan pellet.

Bahkan kini, budidaya ikan lele dengan memanfaatkan kolam dengan terpal atau plastik sudah banyak diusahakan olen kelompok pembudidaya ikan lele, dengan memanfaatkan pekarangan rumah, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun dijadikan sebagai mata pencaharian tambahan. Soalnya, budidaya ikan lele di kolam plastik diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi pegawai negeri. 

Sementara sampai sekarang, pemasaran ikan lele masih merupakan konsumsi cukup bagus. Kenapa? Karena kebutuhan ikan lele masih belum dapat memenuhi permintaan di wilayah Sumatera Barat, sehingga permintaan luar daerah belum dapat dipenuhi. Adapun kebutuhan lele konsumsi tersebut, seperti kebutuhan warung pecel lele yang sekarang sudah bisa dikatakan menjamur di Kota Padang dan beberapa daerah kabupaten lainnya. Kemudian pengasapan ikan lele (ikan lele salai) dan kebutuhan pasar untuk memenuhi keinginan masyarakat penggemar ikan lele.

Sedangkan perkiraan modal awal sebelum memulai dengan perkiraan modal awal tak pula terlalu besar dan rinciannya sebagai berikut; 1. Terpal untuk kolam @ Rp,120.000, 2. Bambu untuk dinding kolam @ Rp,50.000, 3. Pakan 781-1 sebanyak 2 sak harga @Rp,195.000, 4. Pakan 781-polos sebanyak 1 sak harga @Rp,265.000, 5. EM-4 atau MOL sebanyak 1 ltr harga @Rp,17.000, 6. Bibit ukuran 5-7 sebanyak 1200 ekor harga @Rp,100. Total modal Rp 962.000. 

Sedangkan perkiraan modal untuk membudidayaan ikan lele tersebut; 1.Ikan dipelihara selama 100 hari, 2. Estimasi kematian ikan sebnayak 300 ekor, 3.Ketika panen berat 1 kilogram berisi 11 ekor ikan. Sehingga bisa diperhitungkan hasilnya. Seperti jumlah ikan 1.200 - 300 = 900 ekor, jumlah bobot (kg) 900 : 11 = 81,8 kg. Income yang diperoleh (harga jual Rp 15.000) 81,8 kg x Rp 15.000 = Rp 1.227.000. 

Hitungan labanya Rp 1.227.000 - Rp 962.00 = Rp 265.000. Jika terpal dan bambu masih bisa digunakan, maka biaya terpal dan bambu hanya dikurangi sebesar Rp 30.000 selama 6 kali masa panen. Sehingga laba bersih selama 6 kali masa panen dengan jumlah satu kolam adalah: Rp 265.000 + Rp 120.000 = Rp 385.000. Tipsnya : Sebaiknya setiap bulan menambah jumlah kolam minimal 1 buah, sehingga ketika mempunyai 15 kolam, akan mempunyai income perbulan sebesar Rp 385.000 x 5 = Rp 1.925.000. Selamat mencoba semoga berhasil dan sukses. (Penulis wartawan tabloidbijak.com)