SUMBAR PROAKTIF ANTISIPASI DIFTERI
Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 19 Januari 2018 11:53:51 WIB
Padang -- Kamis 18 Januari 2018
Dengan kedatangan ketua Komisi IX DPR RI bapak Dede Yusuf, kita berharap masalah difteri di Sumatera Barat dapat diselesaikan secepatnya.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) dalam acara kunjungan kerja spesifik komisi IX DPR RI di provinsi Sumbar (18/01) di Auditoriun Gubernuran Padang.
Dede Yusuf, selaku ketua komisi IX DPR RI menjelaskan bahwa kunjungan kerja spesifik kali ini mengenai kasus Difteri yang terjadi di provinsi Sumatera Barat.
"Mengenai kasus difteri 3 bulan belakangan dari 2017-2018 telah merembah wabah Difteri di provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan data yang didapat terjadi 900 kasus, 180 lebih kabupaten kota di 30 provinsi", ungkap Dedi Yusuf.
Tempat tujuan dari kunjungan kerja spesifik ini ada 3 yaitu, Kalimantan Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Barat. Kenapa Sumbar juga termasuk?
Karena di Sumbar sendiri terdapat 32 kasus, diantaranya ada 4 pasien positif dan 3 pasien dirawat di Rumah Sakit (RS) dan akhirnya dinyatakan aman, serta ada 1 pasien positif meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan provinsi Sumbar, Merry Yuliesday, Menjelaskan bagaimana situasi difteri di Sumbar tahun 2017, bahwa terdapat 103 kasus, diantaranya positif 4 (suspek 97 kasus ) sejak 2015 sampai januari 2018. Tahun 2017 terdapat 32 kasus Difteri, 1 orang di Pasaman Barat meninggal. Sedangkan di kota Padang ada 16 pasien di RS Muhammad Djamil Padang.
Terahir Dede Yusuf mengapresiasi puskesmas dan pihak terkait yang sudah menindaklanjuti hal ini dan diharapkan kedepannya ada surat edaran, seperti buku vaksinisasi untuk sekolah-sekolah. Bagi kabupaten/kota yang menutupi hal ini karena indikasi pilkada akan diberikan punishment yaitu berkurangnya DAK pada daerah tersebut", tutup Dede Yusuf