Perayaan HUT Ke-2 Organisasi Roehana Koeddoes
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 08 Januari 2018 16:02:35 WIB
Padang, 7 Januari 2018
Selaku Pembina Organisasi Roehana Koeddoes (RK), Nevi Irwan Prayitno merasa bangga melihat antusiasisme dan solidaritas yang baik pada pengurus serta anggota RK.
Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada perayaan HUT ke-2 RK yang dirayakan di Gedung Auditorium Gubernuran yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Ibu Wartawati Nasrul Abit selaku Ketua BKOW Provinsi Sumatera Barat yang juga selaku Pembina RK, beberapa Kepala OPD terkait serta organisasi wanita lainnya yang ada di Sumatera Barat.
Nevi ingin organisasi RK ini menujukkan solidaritas yang baik serta kita harapkan kiprahnya dalam membantu program pemerintah menjadi lebih baik lagi khususnya dalam mengentaskan kemiskinan yang ada di Sumbar.
"Sesuai visi misi yang di bawa oleh nama besar RK, bagaimana perempuan jadi berdaya, berpotensi tidak hanya di rumah tangga namun juga mengurus masyarkat karena perempuan minang merupakan bundo kanduang limpapeh rumah nan gadang," ungkapnya.
"Nantinya RK akan berpartisipasi dalam perhelatan HPN dibulan Februari mendatang dengan menjadi panitia makan bajamba untuk memeriahkan HPN nantinya, Semoga dapat melaksanakan program kerjanya dengan baik. Alhamdulillah dua tahun organisasi Rohana Koeddoes semua saling memperkuat, saling bantu, mau bersinergi dan mau peduli terhadap sesama, tetap kompak dalam mencapai tujuan bersama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya bangga.
Selanjutnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi dan bangga atas pencapaian RK pada HUT ke-2 nya, Beliau berharap RK dapat melanjutkan perjuangan Rohana Kudus nantinya.
"Roehana Koeddoes adalah wartawati pertama yang kuat dan lantang melalui tulisannya menantang Belanda. Beliau kokoh dan kukuh pendiriannya untuk hadapi penjajah. Beliau juga mendobrak stereotype wanita yang hanya berperan di dapur, sumur, dan kasur dengan ikut mencerdaskan masyarakat melalui tulisannya, pendidikan, sosial, dan agama. Nah, ambil semangat Roehana Koeddoes ini. Keberanian Roehana Koeddoes ini harus ada di ibu-ibu untuk menantang kebathilan dan menjunjung kebenaran. Mudah-mudahan peran ini juga muncul melalui organisasi ini," ujarnya.
Nilai baik lain yang patut diambil dari perjuangan Roehana Koeddoes, menurut Irwan Prayitno yakni, perempuan bisa dan dapat berperan lebih di masyarakat, bukan hanya dalam keluarga semata. Hal ini, tambahnya lagi, sesuai dengan ajaran Islam yang menempatkan perempuan sebagai prioritas dan mendapatkan posisi terhormat dalam lingkungan sosial alih-alih inferi. Disebutkannya, "Walaupun secara fisik lebih lemah daripada pria, namun wanita mempunyai potensi yang besar. Lihat saja, di sekolahan, siapa mayoritas yang mendapat peringkat yang baik, pria atau wanita? Dalam Islam, tidak ada istilah emansipasi wanita, karena dalam Islam, wanita sudah didudukkan sebagai prioritas dan diposisikan lebih sesuai kodratnya. Oleh karena itu, wanita bisa berperan tidak hanya dalam keluarga, namun juga bisa membuat keputusan dalam masyarakat. Wanita harusnya berdiri tegak, tidak terkecuali di pemerintahan maupun politik. Peran ini sudah ada sejak zaman Nabi.
Namun begitu, Irwan Prayitno menggarisbawahi agar saat menjalankan perannya di masyarakat, perempuan tidak meninggalkan peran dan fungsinya di tengah keluarga begitu saja.
Menutup sambutannya, sembari ucapkan selamat ulang tahun yang kedua bagi RK, Gubernur mengajak seluruh pengurus dan anggota RK untuk turut memperjuangkan Roehana Koeddoes sebagai Pahlawan Nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.
"Memang Roehana Koeddoes telah menjadi pahlawan di hati kita masing-masing, namun beliau belum ditetapkan (sebagai pahlawan) dengan Keppres. Saya pikir, dengan adanya organisasi yang menggunakan nama beliau sebagai nama organisasi sudah waktunya ini ditindaklanjuti dan diperjuangkan. Ayo kita perjuangkan, Kami dari Pemprov siap bantu dan tindaklanjuti," ajak Gubernur.
Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Umum RK, Yulia Fauzia mengimbau seluruh anggota dan pengurus agar dapat terus memberikan keberkatan dan kemaslahatan bagi masyarakat dan tetap kompak dan solid menjalankan organisasi, apapun rintangan di depan.
"Tetap kompak, solid, dan bersatu dalam menjalankan organisasi apapun rintangannya nanti agar kita lebih mantap dalam membuat rencana program dan dapat mengantar kita pada apa yang kita sama-sama cita-citakan," harap Yulisa Fauzia.
Ia menyebutkan, sejak tahun 2016, RK telah menjalankan program-program yang ia harap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, antara lain, pemberian beasiswa bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), pemberian bantuan ke pondok-pondok pesantren di Sumbar, renovasi masjid, melaksanakan pelatihan kepemimpinan dan etika organisasi untuk perempuan di Sumbar, Pemberian bantuan dan santunan bagi kaum Dhuafa, bakti sosial berupa pembersihan dan penanaman pohon di Pantai Padang bersama Pemerintah Kota Padang, penyelenggaraan fashion show bersama desainer Dian Pelangi, dan penyelenggaraan operasi katarak.
Sesuai dengan visi dan misinya Organisasi Roehana Koeddoes memberikan partisipasi, keberdayaan masyarakat dengan tetap menjaga nilai agama serta nilai norma dan budaya dalam masyarakat juga mengembangkan kesetiakawanan sosial toleransi dan bergotongroyong pada masyarakat," tutupnya.
Acara juga dimeriahkan dengan fashion show pakaian khas Minangkabau dan penampilan dari IPe Band.