Dana Desa Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Desa di Nagari
Berita Utama Drs. AKRAL, MM(Diskominfo) 15 Desember 2017 12:49:37 WIB
PARIT MALINTANG, 14 Desember 2017 Ketua Rombongan Tim Penilai Transparansi Pengelolaan Dana Desa Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Basril Thaher mengatakan bahwa salah satu Nawacita dari Presiden Joko Widodo adalah menitik beratkan pembangunan di Desa dengan istilah "Desa membangun Indonesia." Artinya Desa tidak lagi sebagai objek dari pembangunan tetapi sebagai subjek pembangunan, maka pemerintah menggelontorkan dana ke Desa dengan jumlah yang cukup besar, dan dikelola oleh kepala Desa/Walinagari dengan staf dan lembaga masyarakat lainnya. Untuk mengelola dana Desa haruslah transparan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan sebagai pelaksanaan pertanggungjawabannya yaitu dengan melibatkan banyak masyarakat melalui BAMUS.
Mantan Asisten Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Barat ini menekankan "Kelolalah Dana Desa dengan baik dan transparan serta hindari penyelewengan yang akan berujung kepada proses hukum, demikian beliau menutup sambutannya.
Rombongan tim terdiri dari Drs. H. Basril Thaher, Ir. Basril Basyar. MM, Candidate of Doctor, Zulnadi. SH, Jayusdi Effendi, Gusfen Khairul dan Eko Yance Erdi
Sebelumnya Bupati Padang Pariaman diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Padang Pariaman Erman dalam sambutannya mengatakan bahwa "Nagari Parit Malintang merupakan Nagari yang terbaik dalam mengelola keuangan Desanya dari 103 Nagari yang ada di Kabupaten ini. Bahkan satu-satunya Nagari yang sudah membuat Peraturan Nagari tentang pendirian Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) di Padang Pariaman, dan Nagari Parit Malintang juga diorbitkan untuk lomba Nagari Rancak tingkat Provinsi Sumatera Barat di tahun 2018 yang akan datang," demikian kepala Dinas menutup sambutannya.
Selanjutnya Walinagari Parit Malintang Syamsuardi dalam eksposenya mengatakan bahwa dana Desa sudah lebih dari 1,8 milyar yang diterima sampai tahun 2017 ini, sebagian besar digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti sarana jalan, rabat beton MCK, Bedah Rumah, pembangunan Laga-laga Nagari Sarana Air Bersih (sumur bor) dan renovasi bangunan PAUD serta BUMNag. Syamsuardi juga mengatakan dalam mengelola Dana Desa selalu direncanakan melalui rapat dengan BAMUS, Dana Desa di Nagari kami terjadi percepatan pembangunan infrastruktur Desa di Nagari sehingga kondisi Nagari Parit Malintang jadi bersih dan Tacelak. Transparansi Dana Desa dilakukan melalui Baliho, spanduk, papan informasi dan media cetak seperti surat kabar, demikian pak wali menutup eksposenya. Demikian dilaporkan dari Parit Malintang. (by. Akral)