CARA MENGOLAH DAGING SAPI AGAR CEPAT MENJADI EMPUK

CARA MENGOLAH DAGING SAPI AGAR CEPAT MENJADI EMPUK

Artikel YUNI ERLITA, S.Pt(Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan) 29 September 2017 14:28:29 WIB


Daging merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak disukai dari mulai anak-anak sampai orang dewasa. Selain sebagai sumber protein, daging sapi juga bisa menjadi sumber lemak. Dalam 100 gram daging, ada sekitar 26 gram protein dan 15 gram lemak.

Kalau membahas masalah kandungan gizi, daging memiliki vitamin dan mineral. Daging mengandung vitamin D, zinc, fosfor, dan zat besi, yang semua itu tentu sangat baik untuk tubuh kita.

Dengan banyaknya kandungan gizi yang baik untuk tubuh, maka kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara memilih daging yang baik.

Tips Memilih Daging

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan memilih daging yang baik.

  • Ketika akan membeli daging, jangan mudah tergoda dengan harga yang murah dari harga pasar. Karena, bisa jadi harga yang murah itu kualitasnya kurang baik.
  • Pilih daging yang warnanya merah dan tidak berair.
  • Daging bagus memiliki tingkat kekenyalan yang cukup dan aromanya segar, kita bisa mengetesnya dengan cara menekannya.
  • Sebaiknya pilih daging sapi yang dipotong berdasarkan bagian tubuhnya. Karena, berbeda bagian tubuh daging tersebut, tentu akan berbeda pula cara mengolahnya dan akan dijadikan masakan apa.

Cara Mengolah Daging yang Baik             

Mengolah daging dengan baik tentu akan membuat daging berkualitas akan menjadi masakan yang lebih lezat.

1. Cara Mencuci Daging

Ketika akan memasak daging, janganlah merendam atau mencuci daging terlalu lama. Perendaman dan pencucian yang lama bisa menghilangkan kandungan gizi yang ada pada daging.

Daging yang direndam terlalu lama juga akan menjadi berwarna pucat dan terlihat tidak segar. Selain itu, ketika direndam terlalu lama, daging akan menjadi keras setelah dimasak.

Kalau membekukan daging di dalam freezer, lebih baik mendiamkan daging di dalam suhu ruang. Jangan merendamnya di dalam air, karena daging akan berwarna pucat.

Kita bisa mendiamkan daging pada bagian bawah kulkas ketika malam hari, baru kemudian mendiamkan daging di suhu ruang ketika pagi hari sebelum daging dimasak.

2. Cara Memotong yang Baik

Saat masih mentah, daging memiliki takstur yang alot, contohnya seperti daging kambing, daging sapi, atau daging kerbau.

Ketika memotong daging yang mentah, potonglah secara melintang atau melawan arah serat. Hal ini dimaksudkan agar nanti ketika dimasak, daging tidak menempel dan daging akan menjadi lebih empuk.

3. Cara Memasak Daging

Cara Memasak daging ini berbeda-beda sesuai dengan bagaimana kita akan memasaknya. Contohnya saja cara mengolah dengan merebus, tentu akan berbeda dengan menggoreng. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan ketika mengolah daging berdasarkan cara memasaknya.

a. Mengolah Daging degan Cara Direbus

Pertama potong daging bagian sandung lamur atau bagian perut, karena bagian ini biasanya lebih liat dan keras teksturnya. Mengolah bagian ini tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama agar daging menjadi lebih lunak.

Memotong dagingnya pun jangan terlalu besar agar lebih cepat empuk dan bumbunya juga cepat meresap.

Jangan masukkan daging ketika air belum mendidih. Masukkan daging ketika air sudah mendidih, kemudian setelah daging mulai lunak, masak menggunakan api kecil sampai daging matang dengan sempurna.

b. Mengolah Daging dengan Cara Ditumis   

Kalau kita ingin memasak daging dengan cara menumis, pilihlah daging has dalam. Potong daging has dalam tersebut menjadi tipis, jangan terlalu tebal dan besar.

Sebelum ditumis, bumbui dulu dagingnya dengan garam, merica, dan minyak zaitun, baru kemudian masukkan ke dalam wajan.

Saat menumis, gunakan api yang besar, agar tercipta suhu tinggi dan waktu menumis lebih cepat.

c. Mengolah Daging dengan Cara Dipanggang

Cara mengolah daging dengan dipanggang lebih baik pilih bagian paha. Potong daging bagian paha tersebut dengan melawan serat dan ukurannya agak besar.

Rendam daging yang sudah dipotong ke dalam bumbu selama kurang lebih 2 jam. Kemudian, letakkan daging ke dalam wadah tahan panas dan masukkan ke dalam oven. Set oven pada susu 190-200 °C dan waktu memanggangnya antara 2-3 jam.

d. Mengolah Daging dengan Cara Dibakar      

Daging yang biasanya diolah dengan cara dibakar adalah daging has dalam. Setelah disiapkan daging has dalam, potong kecil dan rendam di dalam bumbu selama 1-2 jam agar bumbu benar-benar meresap.

Tusuk daging menggunakan tusuk sate, satu tusuk bisa sampai 4 potong daging, tergantung ukuran potongan dagingnya. Setelah itu baru deh daging dibakar di atas bara api.

e. Mengolah Daging dengan Cara Digoreng

Pilihlah daging has dalam dan rebus dalam air yang sudah diberi bumbu sampai benar-benar empuk. Setelah itu potong dengan ketebalan antara 1,2-2 cm, potonglah dengan melawan serat daging.

Setelah dipotong, pukul-pukul daging menggunakan pemukul daging. Lalu goreng dalam minyak yang banyak pada temperatur yang sedang.

CARA MENGOLAH DAGING BIAR EMPUK

Memasak daging dan membuatnya jadi empuk tentu keinginan banyak orang, mungkin termasuk kita juga. Tapi gimana caranya? Nah, berikut ini cara-cara membuat daging menjadi empuk biar dimakan jadi lebih enak.

1. Jahe      

Jahe mengandung enzim proteolitik atau protease yang dapat mengurai ikatan protein pada daging. Ketika protein di dalam daging terurai, maka daging akan menjadi lebih empuk.

Caranya gimana? Pertama parut dulu jahe, baru kemudian lumuri daging dengan parutan jahe dan diamkan selam 30 menit. Setelah 30 menit baru  daging bisa dimasak. Tapi ingat, biar nggak berasa banget jahenya, cuci dulu dagingnya sampai bersih.

2. Nanas

Salah satu cara yang sudah lama dikenal dapat mengempukkan daging adalah dengan menggunakan nanas. Nanas mengandung enzim yang bernama bromelin, enzim ini juga dapat mengurai ikatan protein.

Kita bisa mencampur potongan daging dengan parutan nanas, tapi jangan lama-lama, karena ketika mendiamkan daging terlalu lama bersama dengan parutan nanas, dagingnya jadi bener-bener empuk ketika dipanggang. Bahkan, daging jadi tipis setelah matang, kebanyakan meleleh saat dipanggang.

3. Daun Pepaya

Selain nanas bisa menggunakan daun pepaya untuk mengempukkan daging ketika dimasak nanti. Di dalam daun pepaya terdapat enzim papain yang dapat mengempukkan daging.

Cara menggunakan daun pepaya ini cukup mudah, cuma meremas daun pepaya muda kemudian membungkus daging menggunakan daun pepaya tersebut. Diamkan selama kurang lebih 30 menit, kemudian cuci sampai bersih lalu tiriskan.

masfikr.com/cara-mengolah-daging-sapi/