Wakil Gubernur Sumatera Barat Dalam Acara Puncak Livestock Ekspo di Lapangan Jambak Pasaman Barat
Berita Utama Bagian Pemberitaan Biro Humas(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 22 September 2016 19:47:04 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menghadiri acara Puncak Livestock Ekspo, Kontes Ternak, Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan, Panen Padet dan Pekan Daerah Tani 2016 di Lapangan Nagari Jambak Kabupaten Pasaman Barat (Kamis 22/09/2016).
Acara ini dihadiri oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (P2HP) Kementerian Peternakan RI Viny Nurfiani, Bupati Pasaman Barat Syahiran, Anggota DPR RI Agus Susanto, Ketua Komisi II DPRD Sumatera Barat, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat Erinaldi, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat Puji Atmoko, Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat, Pimpinan Jasindo dan Pimpinan Japfa Comfeed Indonesia, SKPD terkait peternakan tingkat Prov dan Kab/Kota se Sumatera Barat, dan para pelaku usaha ternak se Sumatera Barat.
Sesampainya di lokasi acara Wakil Gubernur Sumatera Barat beserta rombongan meninjau stand pameran livestock ekspo 2016.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat Erinaldi melaporkan kegiatan ini sudah berlangsung selama 3 hari dari tanggal 20-22/09/2016 dan telah melakukan beberapa kegiatan diantaranya;
1. Pertemuan infestasi peternakan,
2. Kontes ternak,
3. Pameran dan promosi agribisnis peternakan,
4. Asha terampil adu pengetahuan peternak se Sumatera Barat
5. Japfa for kids,
6. Pelayanan peternakan dan kesehatan hewan gratis,
7. Lomba vocal grub,
8. Pertandingan futsal
Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk meningkatkan komunikasi antar stakeholder yang menangani peternakan dan kesehatan hewan serta pameran produksi peternakan.
Bupati Pasaman Barat Syahiran dalam sambutan mengatakan melalui kontes ini kita berharap pelaku usaha peternakan pasaman barat dapat mengambil manfaatnya. Namun masih terdapat kendala para pengusaha peternakan yakni terbatasnya modal masyarakat.
Bupati berharap semoga Pasaman Baran menjadi daerah penghasil bibit sapi yang berkualitas di Sumatera Barat.
"Saat ini kita memiliki 100 ribu Ha untuk mengembanhkan peternakan, target kita adalah 1 Ha diisi oleh 4 ekor sapi, dengan demikian kedepan kita akan mendapat 400 ribu ekor sapi, dan kemungkinan setiap tahun bertambah 60%, inilah yang akan menjadikan kita Kabupaten Pasaman Barat sebagai sentral sapi di Sumatera Barat", ucap Bupati Pasaman Barat Syahiran.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (P2HP) Kementerian Peternakan RI Viny Nurfiani dalam sambutan mengatakan kgiatan ini merupakan selain memepererat silaturahmi serta ajang sharing informasi namun juga merupakam upaya positif dalam mengembangkan agribisnis peternakan.
Mengenai modal dalam pertanian, kami terus mendorong dengan adanya skim kredit pembiayaan khusus untuk pembibitan dan pengembangbiakan sapi dengan bunga 4-6% selama 3 tahun. Selain itu juga ada asuransi ternak sapi yakni asuransi untuk kematian dan kehilangan ternak dengan operatornya saat ini Jasindo, ucap Direktur P2HP
Viny Nurfiani memuji Sumbar yang telah terdepan dalam menghasilkan bibit sapi genetik.
"Dalam rangka menghasilkan bibit sapi potong yang kita adakan uji performance sapi potong pada 13 provinsi yang mengikuti, Sumatera Barat terdepan dalam menghasilkan bibit sapi genetik", ucap Viny.
Dalam acara ini terdapat beberapa penyerahan diantaranya;
1. Penyerahan serifikat ISO,
2. Penyerahan polis asuransi usaha ternak subsidi kepada Kab/Kota terpilih yakni kepada Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang Panjang, dan Kota Payakumbuh,
3. Penyerahan cendramata kepada BI wilayah Sumatera Barat, Bank Nagari, Jasindo, dan Japfa Comfeed Indonesia,
4. Penyerahan persetujuan pemberian kredit kurs sektor peternakan dari Bank Nagari kepada Kabupaten Pasaman Barat dengan total plafon anggaran 1,7 M untuk 13 orang penerima.
5. Penyerahan dari Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat laporan panen peded, hasil Gerak birahi dan optimalisasi Inseminasi Buatan (GBIB), dan kontes sapi kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat dan diserahkan kepada Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (P2HP) Kementerian Peternakan RI.
6. Penyerahan kepada Solok Selatan sebagai tuan rumah Kontes Ternak tahun 2017 dan Pesisir Selatan sebagai tuan rumah Kontes Ternak 2018
Wakil Gunbernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan livestock ekspo ini merupakan penampilan produk-produk peternakan dan kesehatan hewan yang dikemas sexara terpadu.
Nasrul Abit mengatakan, "Saya melihat ternak yang diperlombakan merupakan produk peternakan yang memiliki performa unggul, dan rata-rata sudah diatas SNI dengan berat sapi persilangan jantan rata-rata 1 ton".
"Salah satu produk hasil peternakan kita dalah sapi Qurban dari Presiden yang beratnya 1,2 ton", tambah Wakil Gubernur Sumatera Barat.
Tidak salah kita menjadikan Pasaman Barat sebagai daerah sumber pembibitan sapi, diantaranya bibit sapi bali. Hal ini juga didukung oleh Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan mngalokasikan kegiatan "Penguatan Pembibitan Sapi Potong di Kabupaten Terpilih dan SPR Perbibitan Sapi Potong" di Kabupaten Pasaman Barat.
Selain itu kita Pemerintah Provinsi mmbangun kembali UPTD Pembibitan di Pasaman Barat, dilahan ex ABD di Air Runding.
"Kita kelola kembali dan kita siapkan sarana dan prasarananya serta susah dimasukan sapi bali sebanyak 400 ekor", ucap NA.
WagubSumbar bertekat untuk menjadikan UPT Pembibitan sapi di Air Runding menjadi Ranc Sapi bali pola Integrasi dan Pusat pengelolaan hewan ternak. Sehingga Sumatera Barat memiliki dua ranc pembibitan sapi yakni di Padang Mangatas Kabupaten 50 Kota dan di Air Runding di Pasaman Barat.
Selain itu Waguub Sumbar meminta agar Panen Pedet hasil Inseminasi Buatan (IB) yang dilaksanakan dalam livestock ekspo bukan hanya sebagai seremonial.
"Saya berharap IB dapat kita jadikan sebagai jakan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi, bahkan menjadi ajang untuk perbaikan mutu ternak sapi dan kerbau kita", ucap Nasrul Abit.
Untuk itu ada beberap kebijakan terkait pembangunan oeternakan diantaranya
1. Perbaikan infrastruktur peternakan
2. Peningkatan SDM dan kelembagaan peternakan
3. Fasilitasi pembiayaan penguatan modal melalui lembaga keuangan dan lembaga penjamin serta investasi masyarakat
4. Menciptakan usaha peternakan yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah peternakan
5. Program dan kegiatan terpadu antar institusi, SKPD dan stakeholder lainnya
Wakil Gubernur menhimbau agar para generasi muda berwirausaha, baik melalui peternakan, perkebunana, pertanian, umkm, maupun pariwisata.
"Mari kita bina generasi muda untuk bergerak di sektor swasta, sehingga dapat membuka lapangan usaha sendiri dengan demikian pemberdayaan masyarakat akan meningkat", ucap Nasrul Abit.
"Saat ini produksi sapi kita ada sekitar 390 ribu dan kerbau sekitar 120 ribu, tentunya ini perlu kita kembangkan, mudah-mudahan dengan adanya lahan 400 Ha Pasaman Barat dapat meningkatkan produksi ternak sapi di Sumatera Barat", ucap Wagub Sumbar.
Dalam wawancara Wagub Sumabar menambahkan jika populasi ternak sapi meningkat maka mudah-mudahan akan dapat menekan harga daging sapi hingga mencapain 60-80 ribub/kg yang saat ini masih sekitaran 100-120 ribu/kg.
#Juara umum kontes ternak tahun 2016 adalah Kabupaten Pasaman Barat
#Juara umum livestoks ekspo 2016 adalah Kabupaten 50 Kota (telah 3 kali berturut-turut menjadi juara)
Berita Terkait Lainnya :
- Irwan Prayitno - Gubernur Sumatera Barat Mendapatkan Penghargaan dari Perpustakaan Nasional
- Gubernur Sumatera Barat Membuka Sumbar Ekpo 2013
- Gubernur Sumatera Barat (Irwan Prayitno) Resmikan Pasar Lelang Karet Pasaman Barat
- Gubernur Sumatera Barat Memberi Penghargaan kepada Kepsek SDN 17 Kinari
- Kunjungan Kerja Bapak Gubernur Sumbar ke Kab. Agam dan Kab. Padang Pariaman