RAPAT SDGs
Berita Utama () 23 Juni 2016 13:32:49 WIB


Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Sumatera Barat diwakili oleh Kabid Sosial Budaya Drs. Yulius Honesty. MSi memimpin rapat perancangan Sistem Pengolahan Data Kelahiran dan Kematian Secara Online dalam rangka mendukung Program SDGs di Sumatera Barat 23 Juni 2016 di ruang rapat Bidang Sosial Budaya BAPPEDA jalan Khatib Sulaiman Padang.
Perancangan Sistem Pengolahan Data Kelahiran dan Kematian secara Online ini adalah kerjasama Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang berbentuk Riset Inovatif Produktif dengan topic Riset “Merancang Sistem Pengolahan Data Kelahiran dan Kematian Secara Online Untuk Mendukung Program SDGs” sebagai daerah Implementasi adalah Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Sumatera Barat. Hadir dalam rapat ini perwakilan dari BPS Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Kabag Kependudukan dan Kabag Kerjasama Biro Pemerintahan dan Kabag Telematika Biro Humas Setda Provinsi Sumatera Barat serta dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang.
Latar belakang Topic ini diangkat disebabkan selama ini data tentang angka kelahiran dan kematian sangat sulit untuk diperoleh di Indonesia, sehingga sulit mendapat data yang valid secara nasional, padahal data tersebut sangat penting sekali dalam rangka untuk perencanaan pembangunan disegala bidang, sehingga timbul keinginan untuk melakukan riset dan merancang Sistem Pengolahan Data Kelahiran dan Kematian itu secara Online, dan direncanakan data angka kelahiran dan kematian ini nantinya bisa update terus dan real time. Artinya Riset ini akan melahirkan suatu aplikasi Sistem Pengolahan Data Kelahiran dan Kematian secara Online yang dapat dimanfaatkan secara nasional. Harapan kita semua semoga aplikasi system pengolahan Data kelahiran dan kematian ini dapat bermanfaat bagi Pemerintahan Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi dan Pemerintahan secara Nasional Pusat) sehingga data kependudukan yang valid akan dapat pula tersedia. Riset ini dibiaya oleh Lembaga Pengelolaa Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. (by. Akral)