EKSISTENSI ORGANISASI PEREMPUAN PROVINSI SUMATERA BARAT

Berita Utama () 29 April 2016 09:40:37 WIB


Maraknya organisasi perempuan dalm forum-forum yang berspektif perempuan, dimana anggotanya didominasi oleh kaum ibu merupakan salah satu indikator bahwa potensi perempuan sangat besar dan mempunyai peluang untuk mengembangkan diri dan meningkatkan pemahaman akan pentingnya peranan perempuan disegala aspek kehidupan.Organisasi perempuan merupakn mitra kerja pemerintah dalam pembangunan pemberdayaan perempuan.

Dalam rangka meningkatkan peran dan eksistensi organisasi perempuan khusunya dalam bidang pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari komitmen yang tinggi melalui manajemen yang diterapkan serta peningkatan kinerja individu pada organisasi tersebut. apabila organisasi  atau kelompok-keompok perempuan yang tergabung dalam wadah organisasi kemasyarakatan BKOW terkelola dengan baik maka pembangunan pemberayaan perempuan akan bisa lebih eksis dan lebih optimal.

Mereka yang duduk di kepengurusan organsiasi, mestinya bisa mengekslpore seluruh potensinya untuk menjalankan organsiasi, dan mereka juga harus bisa mengayomi dan visioner bukan sebaliknya, karena hal hal itu akan menghancurkan organisasi kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Sumatera Barat, Ratnawilis dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Jaringan Organisasi Perempuan Provinsi Sumatera Barat pada tanggal 26 Maret 2016.

Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Jaringan Organisasi Perempuan Provinsi Sumatera Barat ini dilaksanakan dalam 2 (dua) angkatan, Angkatan I pada tanggal 26 Maret 2016 dan Angkatan ke II pada tanggal 16 April 2016. Tiap angkatan berjumlah 60 peserta yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris organisasi tingkat Provinsi, dilaksanakan di Gedung BKOW Provinsi Sumatera Barat, Jl. Sudirman No. 52 Padang. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Elita Gafar, Fasilitator LPPK Editiawarman dan dari Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat Chairina Anwar juga Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Ratnawilis.

Download