Ratusan Ibu PKK Kab.Pasbar Hadiri Monev Gerakan PKK Prov. Sumbar
Berita Utama Bagian Pemberitaan Biro Humas(Biro Humas Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat) 16 April 2016 13:31:52 WIB
Pembinaan Kesejahteraan Keluarga yang disingkat dengan PKK melaksanakan monitoring evaluasi yang diawali dengan pertemuan umum serta expose dari ketua TP PKK Kabupaten/Kota tentang kegiatan dan upaya-upaya yang dilakukan untuk melestarikan 10 program pokok PKK di nagari/kelurahan yang telah mendapatkan prestasi pada tahun sebelumnya terutama pada lokasi yang berhasil ditahun 2015.
Acara Monev yang dihadiri oleh ratusan Ibu-ibu di Balairung kantor Bupati Pasaman Barat ini,
berasal dari 19 nagari di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman Barat dipimpin langsung oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno beserta Tim dari PKK Sumbar dan Bapak Yasri Uripsyah selaku Sekda Kab. Pasaman Barat, Ibu Yun Syafiran selaku Ketua TP PKK Kab.Pasaman Barat serta wakil ketua PKK Kab.Pasaman Barat Ibu Wati Yulianto.
“Saya sangat berharap kepada seluruh jajaran tim PKK disemua jenjang agar menghidupkan pembinaan kelompok Dasawisma, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Posyandu maupun pelaksanaan 10 program pokok PKK lainnya,” ungkap Nevi.
Gerakan PKK yang berperan besar dalam menunjang pelaksanaan otonomi daerah dengan bermitra bersama pemerintah untuk mewujudkan keluarga sehat sejahtera dan mandiri. Dengan menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan program kesejahteraan keluarga ditentukan oleh adanya keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dengan bimbingan dan fasilitas teknis dari berbagai instansi/lembaga terkait yang terwadahi dalam tim Pembina PKK.
“PKK harus berkordinasi dengan dinas/instansi pemerintah maupun LSM lainnya, serta pro aktif menggaet dana desa melalui musrenbang desa/nagari/kelurahan,” jelas istri Gubernur Sumbar ini.
10 program pokok PKK sampai sekarang tidak mengalami perubahan karena dinilai masih relevan dengan perkembangan zaman, namun dalam pelaksanaannya diserahkan kepada daerah sesuai kearifan lokal, situasi, kondisi dan kemampuan yang ada karena merupakan kebutuhan dalam membangun daerahnya masing-masing. Kita harus menyadari kesuksesan PKK tidaklah mengejar pestisi semata namun upaya mebudayakan masyarakat dan perempuan yang tujuannya kesejahteraan bersama. Sasaran gerakan PKK tidak hanya perempuan tapi mencakup seluruh kelompok masyarakat, sekda Kab.Pasaman barat ini berharap semua program dan kegiatan PKK dapat memberikan perubahan baik secara fisik sikap mental, prilaku maupun kesejahteraan di masyarakat nantinya”.
“Kegiatan monitoring ini sebagai motivasi PKK untuk membuat dan menyusun program dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia khususnya di Kab.Pasaman Barat, sehingga menjadi sebuah proses yang berkelanjutan dalam upaya kesejahteraan hidup masyarakat,” jelas Yasri Uripsyah.
Dalam eksposenya Yun Syahiran menjelaskan “ Tp PKK kab.Pasaman Barat telah menyusun rencana kerja program yang menitik beratkan pada peningkatan kualitas pengurus, ketua kelompok Dasawisma dan kader PKK serta peningkatan mutu kegiatan PKK,”.
Rencana tersebut terdiri dari bimbingan teknis bagi pengurus Tp PKK kecamatan dan nagari, pelatihan ketua kelompok dasawisma, pengadaan buku administrasi dan blanko sim PKK, pembentukan kelompok dasawisma baru secara berkelanjutan dan pelatihan kader khusus PKK dari masing-masing pokja. Ketua PKk Kabupaten Pasaman Barat ini tidak memungkiri masih adanya berbagai hambatan namun, Yun Syahiran berharap dengan kesabaran, kebersamaan dan kerjasama yang baik dengan instansi pemerintahhambatan tersebut dapat dilalui. Seperti telah ditunjuknya nagari lokasi percontohan kegiatan gerakan PKK baik dalam bidang administrasi maupun masing-masing pokja sesuai dengan program prioritasnya. Sampai saat ini dipantau dan diberikan pelatihan. Tim PKK Kabupaten Pasaman Barat sedang mempersiapkan diri bersama instansi terkait, kecamatn dan nagari untuk mengikuti lomba lingkungan bersih dan sehat (LBS) yaitu Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan duo, berhasil masuk nominasi ditingkat nasional tahun 2016 ini.