MENGEMBANGKAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Berita Utama ROMI ZULFI YANDRA, S.Kom(Dinas Kearsipan dan Perpustakaan) 18 Maret 2016 11:28:01 WIB
Dalam upaya mengembangkan perpustakaan sekolah Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat mengadakan seminar dan workshop pengembangan dan pengelolaan perpustakaan sekolah selama dua hari (17-18/3/2016) di Aula Perpustakaan Umum Sumatera Barat. Kegiatan yang bertajuk “Seminar Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Workshop Pengelola Perpustakaan Sekolah” ini diikuti oleh kepala sekolah dan pengelola perpustakaan sekolah.
Hari pertama dilaksanakan seminar bagi kepala sekolah sebagai pengambil kebijakan. Narasumber pada seminar ini yaitu: Drs. Alwis, Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Barat; T. Syamsul Bahri, dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia; Apris Yaman, Ketua Komisi V DPRD Sumbar; Achiar, Anggota Komisi V DPRD Sumbar. Seminar dan diskusi dipandu oleh Januarisdi, Ketua Dewan Perpustakaan Sumbar.
Apris Yaman menyampaikan bahwa pada tahun 2017 nanti, SLTP dan SLTA sederajat akan beralih wewenang dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi. Otomatis perpustaka sekolah juga berada di bawah wewenang Pemerintahan Provinsi melalui Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi.
Oleh karena itu kegiatan seminar dan workshop ini menjadi langkah awal dalam pengembangan perpustakaan sekolah. Peserta berharap perpustakaan sekolah menjadi terhubung dengan perpustakaan daerah sehingga pengelolaan dapat dikontrol dan pengembangannya jadi lebih berpotensi untuk lebih baik. Peserta lain juga berharap anggaran perpustakaan dapat dinaikkan, dan tidak lupa pula untuk memperhatikan kesejahteraan pengelola perpustakaan sekolah. Sedapat mungkin pengelola perpustakaan sekolah merupakan PNS fungsional, bukan lagi tenaga honorer seperti selama ini.
Pada hari kedua dilaksanakan workshop bagi pengelola perpustakaan sekolah. Perkembangan pengelolaan perpustakaan sekolah saat ini bergerak sesuai perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Hendro Wicaksono, Pakar Teknologi yang menjadi narasumber workshop menyampaikan bahwa perpustakaan di seluruh dunia saat ini berproses menuju perpustakaan digital. Setidaknya pengelolaan administrasinya harus berbasis TIK untuk mempermudah pekerjaan pengelola perpustakaan.
Ada banyak perangkat lunak dalam pengelolaan otomasi perpustakaan. Di antaranya yaitu Slims. Aplikasi ini dinilai paling sederhana dan mudah digunakan. Peserta workshop pengelola perpustakaan diharapkan dapat menggunakan salah satu aplikasi otomasi perpustakaan. Disarankan untuk memilih aplikasi yang paling mudah dikuasai oleh pengelola.