Selama 7 Jam Akses Jalan Sumbar - Riau Sempat Lumpuh, Saat Ini Sudah Bisa Dilalui Kembali

Selama 7 Jam Akses Jalan Sumbar - Riau Sempat Lumpuh, Saat Ini Sudah Bisa Dilalui Kembali

Berita Utama HERA ARMAN, ST(Badan Penanggulangan Bencana Daerah) 06 Januari 2016 18:51:48 WIB


Pangkalan (6/1) - Hujan lebat pada dini hari menyebabkan runtuhnya tebing bukit di sisi jalan Sumbar - Riau hari selasa, 6 Januari 2016 sekitar jam 5.00 wib. Longsor tersebut menimbun lebih kurang 10 meter badan jalan yg memutuskan akses jalan di km 159 (sekitar Koto Alam, kecamatan Pangkalan, kabupaten Limapuluh Kota) dari arah kota Padang menuju Pekanbaru, Provinsi Riau. 

Reynaldi, TRC BPBD Kabupaten Limapuluh Kota melaporkan kepada Pusdalops BPBD Sumatera Barat, tebing setinggi 10 meter yang runtuh tidak mampu menahan debit air hujan yg turun mulai jam 01.00 wib dini hari hingga paginya. Sehingga longsor yang terjadi di ketinggian 564 Mdpl itu nyaris menimpa sebuah bus penumpang "PO. Sampagul" tujuan Sumatera Utara. Berkat antisipasi sopir pada saat kejadian bisa dihindari jatuhnya korban jiwa.

Reynaldi kembali menjelaskan, BPBD kabupaten Limapuluh Kota pada saat itu menurunkan Tim Fire Rescue dan Tim Siaga Bencana  yang  dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD kab. Limapuluh Kota, Nasriyanto ST dan Kasi Kedaruratan, Rahmadinol serta Polres Kab. 50 Kota, Kasat Lantas dan Polsek Pangkalan juga Saker Provinsi Sumbar beserta jajaran TNI yg juga hadir di lokasi. Akses jalan bisa ditembus dan normal kembali pada siang hari pukul 12.00 wib.

Nasriyanto selaku Kalaksa BPBD Kab. Limapuluh Kota menghimbau kepada pengguna jalan Sumbar - Riau untuk tetap berhati hati apabila melintasi daerah ini disaat hujan turun. "Diperkirakan potensi hujan akan masih terus terjadi hingga pada bulan Februari 2016", imbuhnya. (Gst)


Berita Terkait Lainnya :