TRAINING OF TRAINEE (TOT) PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER (PPRG) BAGI FASILITATOR SDM PENGGERAK PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015
Berita Utama () 25 Juni 2015 03:20:39 WIB
Tujuan dari strategi nasional percepatan PUG melalui PPRG adalah agar pelaksanaan PUG dalam tataran siklus pembangunan nasional menjadi lebih terarah, sistimatis dan sinergi, baik ditingkat nasional maupun tingkat daerah sehingga tercapailah good governance dan target-target MDGs.
PUG dilakukan melalui pengintegrasian permasalahan kebutuhan pengalaman dan aspirasi perempuan dan laki-laki dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi sebagai kebijakan program pembangunan sebagai starategi pembangunan untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender. Strategi ini telah tertuang dalam Stranas percepatan PUG melalui PPRG melalui surat edaran 4 menteri (Mendagri Bappenas, Keuangan dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), untuk dapat mewujudkan startegi ini maka dibutuhkan ketersedian data dan informasi terkait identifikasi isu gender yang kemudian dilakukan analisis gender sehingga terciptalah formulasi isu gender.
Isu strategis Pembangunan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam RPJMN 2015-2019 adalah Peningkatan kualitas hidup perempuan, Peningkatan perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Peningkatan kapasitas kelembagaan PUG dan kelembagaan perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan
Dalam rangka Peningkatan pemahaman dan komitmen terkait dengan pentingnya pengintegrasian perspektif gender dalam berbagai tahapan, proses dan bidang pembangunan baik ditingkat nasional maupun daerah menyangkut pada semua sektor pembangunan antara lain Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Politik, Ekonomi, Lingkungan Hidup dan Hukum, sekaligus peningkatan kapasitas dan pengetahuan SDM penggerak PPRG, maka Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Sumatera Barat telah melaksanakan kegiatan Training Of Trainee (Tot) Perencanaan Dan Penganggaran Responsif Gender (Pprg) Bagi Fasilitator Sdm Penggerak Provinsi Sumatera Barat Tahun 2015 pada tanggal 3 s.d 4 Juni 2015. Peserta yang berjumlah 50 (lima puluh ) orang yang terdiri dari anggota focal point PPRG Provinsi Sumatera Barat, merupakan utusan SKPD Provinsi yang akan menjadi tutor di SKPD masing-masing dalam penerapan PPRG menjadi kerangka penganggaran yang berbasis kinerja menjadi lebih berkeadilan.
Terkait dengan instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 9/INST – 2014 tentang Implementasi Gender Analysis Pathway dan Gender Budget Statement dalam Rencana Kerja Anggaran di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diharapkan melalui Training Of Trainee (TOT) Perencanaan Dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Bagi Fasilitator SDM Penggerak Provinsi Sumatera Barat Tahun 2015 ini dapat dihasilkan program dan anggaran SKPD yang responsive gender melalui dokumen GAB dan GBS yang akan disusun nantinya, kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat pada pembukaan acara TOT dimaksud pada tanggal 3 Juni 2015 di Asrama Haji Embarkasi Padang. Dan kepada peserta yang terdiri dari unsur pejabat perencana SKPD tingkat Provinsi Sumatera Barat beliau mengharapkan untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menerapkannya dalam perencanaan anggaran kedepannya, untuk terwujudnya Perencanaan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) pada program pembangunan Sumatera Barat. Sehingga terwujudnya pembangunan yang responsif gender di Sumatera Barat.
Berita Terkait Lainnya :
- PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2005-2010
- PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT NOMOR 7 TAHUN 2011
- PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT NOMOR 6 TAHUN 2011
- PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT NOMOR 5 TAHUN 2011
- PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT NOMOR 4 TAHUN 2011