Nagari Statistik dan Creative Hub Saling Menguatkan
Artikel Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 23 Juli 2026 15:04:14 WIB
Oleh : Eko Faiz
(Kabid Statistik Sektoral, Diskominfotik Sumbar)
Nagari Statistik di Sumatera Barat dikembangkan lebih kurang 10 (Sepuluh) tahun yang lalu di Kenagarian Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya. Berbagai inovasi diranah digital telah dilakukan menghasilkan data dan informasi seperti : data potensi nagari, data penduduk, data sosial, kesehatan hingga peluang investasi nagari.
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan nagari di Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi telah melahirkan kebijakan dan tatanan Nagari Creative Hub (NCH) sebagai pemerintahan terendah. Data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat mencatat 10 NCH di tahun 2025 kemudian betakumulasi menjadi 13 NCH ditahun 2026. Tiga belas NCH tersebut Adalah Nagari Talaok–Kabupaten Pesisir Selatan, Sungai Duo–Kabupaten Dharmasraya, Koto Tangah–Kabupaten Agam, Koto Baru–Kabupaten Solok, Sinuruik–Kabupaten Pasaman Barat, Tanjung Haro Sikabu Kabu Padang Panjang–Kabupaten Lima Puluh Kota, Lubuk Gadang Utara–Kabupaten Solok Selatan, Panti Selatan–Kabupaten Pasaman, Cubadak Mentawai Kota Pariaman, Tanjung Bonai Aur–Kabupaten Sijunjung, Sikalang–Kota Sawahlunto, Toboh Gadang Barat–Kabupaten Padang Pariaman dan Pangian–Kabupaten Tanah Datar
Berbagai kebijakan telah mendahului lahirnya NCH sehingga NCH termasuk salah satu Program Unggulan (Progul) pada Pemerintah Daerah yang dinahkodai oleh Mahyeldi-Vasco. Berbagai Sarana dan Prasarana, Proses Bisnis dan Kerangka Kerja telah disiapkan oleh Organisasi Perangkat Daerah seperti Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Sumatera Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat, dan lain sebagainya.
Nagari Statistik dan NCH lahir atas transformasi digital yang pada akhirnya memberikan kemajuan untuk Nagari dan masyarakatnya dalam pembangunan.
Transformasi digital telah mengubah cara pemerintah dan masyarakat dalam merencanakan pembangunan. Di tingkat nagari, kebutuhan akan data yang akurat harus berjalan beriringan dengan tumbuhnya kreativitas dan inovasi masyarakat. Dalam konteks ini, Nagari Statistik dan NCH merupakan dua inisiatif yang saling melengkapi dan saling menguatkan.
Nagari Statistik berperan sebagai fondasi pembangunan berbasis data. Melalui pengelolaan data yang berkualitas, nagari dapat memetakan potensi wilayah, mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat, mengukur capaian pembangunan, serta menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Data yang valid menjadi dasar pengambilan keputusan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Di sisi lain, NCH menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat, pelaku UMKM, komunitas kreatif, pemuda, akademisi, dan pemerintah untuk melahirkan inovasi. Creative Hub mendorong lahirnya berbagai produk kreatif, pengembangan ekonomi digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terciptanya peluang usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi keduanya akan menghasilkan pembangunan yang lebih berkualitas. Data yang disediakan Nagari Statistik dapat dimanfaatkan oleh NCH untuk mengidentifikasi peluang usaha, menentukan kebutuhan pelatihan, mengembangkan produk unggulan, serta memperluas akses pemasaran berbasis digital. Sebaliknya, berbagai inovasi yang lahir dari Creative Hub akan memperkaya data pembangunan dan menjadi bukti nyata keberhasilan program di tingkat nagari.
Dengan demikian, Nagari Statistik tidak hanya menjadi pusat data, tetapi juga menjadi penggerak inovasi. Creative Hub pun tidak sekadar menjadi ruang berkarya, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi berbasis informasi dan teknologi. Kolaborasi keduanya akan mempercepat terwujudnya nagari yang cerdas, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Mari kita wujudkan slogan: "Data Berkualitas, Inovasi Berkarya – Nagari Statistik dan Creative Hub Saling Menguatkan Menuju Nagari Maju dan Sejahtera."