Kepala Biro Adpem Pemprov Sumbar, Ria Wijayanty, Raih Gelar Doktor di UNP: Soroti Dampak Perhutanan Sosial Terhadap Ekonomi Masyarakat
Berita Utama Dedi Oscar Adams, M.I.Kom.(DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK) 27 Januari 2026 06:19:25 WIB
PADANG, 26 JANUARI 2026 – Kabar membahagiakan datang dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Prov. Sumbar, Ria Wijayanty, resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka di Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (26/1).
Dalam penelitian doktoralnya, Dr. Ria Wijayanty mengangkat isu strategis nasional melalui disertasi berjudul: “Pengaruh Program Perhutanan Sosial dan Kualitas Sumber Daya Manusia terhadap Ekonomi Masyarakat dengan Kualitas Lingkungan Hutan sebagai Variabel Intervening di Kabupaten Lima Puluh Kota.”
Sidang disertasi ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Perengki Susanto, S.E., M.Sc, Ph.D., dengan Krismadinata, Ph.D. bertindak sebagai Penyelia. Keberhasilan Dr. Ria dalam menyelesaikan studi ini tidak lepas dari bimbingan Prof. Dr. Bustari Muchtar selaku Promotor dan Dr. Marwan, S.Pd., M.Si. selaku Sekretaris/Ko-Promotor.
Ketajaman analisis dan metodologi penelitian Dr. Ria diuji oleh para pakar di bidangnya. Tim Penguji Internal terdiri dari Prof. Dr. Efrizal Syofyan, S.E., M.Si., Ak., Prof. Dr. Yulhendri, S.Pd., M.Si., serta Dr. Muhammad Irfan, S.E., M.Si. Sementara itu, kursi Penguji Eksternal diisi oleh Prof. Dr. Ir. H. Isril Berd, S.U. yang memberikan masukan mendalam terkait implementasi hasil penelitian di lapangan.
Menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS), Dr. Ria menemukan bahwa Program Perhutanan Sosial terbukti berpengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan, yang pada akhirnya menjadi jembatan (variabel intervening) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Namun, Dr. Ria juga memberikan catatan kritis bahwa peran aktif masyarakat dalam pengelolaan hutan masih perlu dioptimalkan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pemerintah nagari, dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) agar program ini lebih maju di masa depan.
"Keberhasilan Perhutanan Sosial bukan hanya soal administratif, tapi bagaimana masyarakat merasa memiliki dan mendapatkan nilai ekonomi dari hutan tanpa merusak ekosistemnya," ujar Dr. Ria Wijayanty usai sidang.
Kontribusi bagi Pembangunan Sumatera Barat
Gelar doktor yang diraih oleh Kepala Biro Adpem yang akrab disapa Bu Vonny ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran segar bagi pembangunan di Sumatera Barat, khususnya dalam menyelaraskan target ekonomi dengan kelestarian alam. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata komitmen ASN di lingkungan Pemprov Sumbar untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan demi pelayanan publik yang lebih baik.(doa/Diskominfotik Sumbar)
Berita Terkait Lainnya :
- Pemprov Sumbar Gelar Rakor Penyerahan Peralihan Urusan Pemerintahan Konkuren
- DKP Sumbar Gelar Forum Koordinasi Dan Pembinaan Kelompok Perempuan Pesisir Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir
- Pemprov Sumbar Jadikan Program Perhutanan Sosial Sebagai Lokomotif Perekonomian Masyarakat Sekitar Hutan
- Rakor Pemprov Sumbar–Pasaman, Mahyeldi Tekankan Sinergi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah