Senin, Sumbar Diguncang Dua Kali Gempa Tektonik

Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 20 Oktober 2020 11:36:44 WIB


Senin (19/10) pada pukul 14.31.30 WIB dan pukul 14.47.22 WIB wilayah Pagai Selatan, Sumbar diguncang gempa tektonik sebanyak 2 kali. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,6 dan M=5,7. Episenter terletak pada koordinat 3,36 LS - 100,29 BT dan 3,31 LS – 100,40 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak sekitar 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 13 km dan 17 km. Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).  

Kedua gempabumi ini dirasakan di daerah Padang, Painan, Mentawai, Mukomuko II-III MMI.  Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Utara dirasakan sebesar I-II MMI, namun belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. 

Hasil rilis menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Sejak Kamis tanggal 10 - hingga 19 Oktober 2020, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 9 kali aktivitas gempabumi dengan magnitudo di atas M=5,0 di Pagai selatan. Menyusul terjadinya gempa tersebut, BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. Pihak BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mendengarkan informasi resmi yang bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi