Puluhan Penumpang dan ABK KM Ambu-Ambu Dipaksa Kembali, Khawatir Bisa Menyebarkan Virus Corona
Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 23 Mei 2020 12:14:13 WIB
Padang, Diskominfo SB - Puluhan orang penumpang dan ABK KM Ambu-Ambu ditolak menurunkan penumpang di pelabuhan Sikakap, Kabupateb Kepulauan Mentawai. Pasalnya, salah seorang penumpang kapal Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia merupakan memiliki status Orang Dalam Pengawasan (ODP) covid-19.
Sesuai jadwal, KM Ambu-Ambu harus berangkat kembali dari pelabuhan Sikakap, Mentawai tujuan pelabuhan Bungus, Padang pada hari Rabu. Namun karena cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, KM Ambu-Ambu berangkat pada hari Kamis dan sampai pada hari Jumat (22/05). Sesuai dengan protokol, semua penumpang yang berjumlah 51 orang dan ABK segera menjalankan isolasi di Balai Diklat Agama Provinsi Sumatera Barat.
Saat dihubungi melalui telepon selular, juru bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal menyatakan benar terkait kejadian tersebut.
"informasi tersebut benar, salah seorang penumpang kapal ambu-ambu merupakan odp covid-19" ungkap Jasman Rizal menyampaikan.(22/05)
"Seluruh penumpang dan ABK kapal Ambu-ambu langsung kami isolasi di balai diklat agama provinsi dan besok mulai kami lakukan pemeriksaan swab" ujar Jasman menambahkan.
Awalnya penumpang yang yang berstatus ODP ini sempat kontak dengan pasien covid-19 di Tuapejat, Mentawai, sehingga berstatus ODP.
KM Ambu-Ambu yang baru saja sampai dari Pelabuhan Bungus, Padang, dipaksa kembali ke Padang oleh Satgas Covid Matra Laut Sumbar di bawah koordinasi Dinas Kelautatan dan Perikanan (DKP), Rabu (20/05). Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan dalam upaya penanganan Covid-19. Kemudian dibawa ke tempat isolasi di Balai Diklat Agama Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan Bus yang disediakan.
"Sesuai dengan protokol kesehatan dalam upaya penannganan covid-19, kami tidak mengizinkan kapal tersebut menurunkan penumpang, dan harus kembali untuk menjalankan isolasi" papar Jasman.
"Dalam hal ini kita harus bersikap tegas dan tega, ini menyangkut kesehatan dan keselamatan jiwa kita bersama dalam memerangi penyebaran virus corona" ulasnya.
Sampai saat berita ini dimuat, semua penumpang dan ABK KM Ambu-Ambu, telah berada di Balai Diklat Agama Provinsi untuk menjalani isolasi dan besok harinya akan menjalani swab test. (mmc Diskominfo SB)