4 PDP Di Sumbar Negatif Virus Corona

Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 20 Maret 2020 09:25:21 WIB


Rabu (18/03) Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, dan Direktur RSUP M Djamil, Yusirwan Yusuf beserta stakeholder terkait lainnya memberikan keterangan terkait perkembangan wabah virus corona, khususnya di Sumbar. Gubernur Sumbar mengatakan Pemprov Sumbar merilis bahwa empat orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona yang ada di Sumbar saat ini dinyatakan negatif terkena virus tersebut, berdasarkan hasil lab. Kepastian itu merupakan hasil dari pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung para pasien di Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Gubernur Sumbar juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada yang dinyatakan positif corona di Sumbar. Bahkan, sebagian Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga mulai lepas dari statusnya. Terkait update dengan laporan hasil pemeriksaan pasien yang dikirim ke Litbangkes itu, negatif semuanya. Termasuk satu yang meninggal setelah pulang dari umrah.

Gubernur juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, dan tidak terlalu cemas dengan wabah corona ini. Begitu juga bagi keluarga dan masyarakat di sekitar kediaman pasien yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia, karena berdasarkan hasil lab, yang meninggal tersebut dinyatakan negatif. Sementara, tiga orang yang hasil pemeriksaannya negatif juga akan dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil. Ketiga pasien yang dinyatakan negatif ini akan melakukan rawat jalan. Para pasien hanya mengalami sakit biasa, yaitu demam.

Lebih lanjut,  Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf mengatakan satu pasien negatif yang meninggal didiagnosa mengalami radang paru-paru. Hasil pemeriksaan memastikan pasien bukan terjangkit virus corona. Menurutnya, pasien meninggal bukan karena MERS-CoV dan Covid-19, namun karena sudah banyak komplikasi penyakit sebelumnya.

Seperti diketahui, pasien negatif yang meninggal tersebut pulang umrah pada tanggal 7 Maret. Kemudian mulai merasakan gejala demam, batuk serta sesak nafas pada 10 Maret dan dirujuk ke RSUP M Djamil. Pada tanggal 13 Maret pasien meninggal dunia. Untuk mengantisipasi wabah virus corona dan mengingat yang bersangkutan memiliki riwayat dari daerah terjangkit, perlakuan terhadap jenazah sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan corona.