GERAKAN PKK  UJUNG TOMBAK  LOMBA CIPTA MENU B2SA

GERAKAN PKK  UJUNG TOMBAK  LOMBA CIPTA MENU B2SA

Artikel Zakiah(Tenaga Artikel) 02 Desember 2019 01:58:46 WIB


GERAKAN PKK  UJUNG TOMBAK  LOMBA CIPTA MENU B2SA

Menu pangan  yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Itulah   pola konsumsi pangan  sehat  yang  diinginkan  pada masyarakat di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat.  Dengan  mengkonsumsi  pangan yang sehat  diharapkan muncul individu-individu   yang sehat, aktif, cerdas  dan produktif   dan  menjadi  sumber utama  manusia Indonesia.

Kesadaran  pentingnya mengkonsumsi  pangan yang beragam, bergiz, seimbang dan aman  merasuk   pada  gerakan PKK.  Karena  itu, ketika ada kegiatan   Lomba Cipta  Menu ,  yang  dilakukan  Badan Ketahanan Pangan Sumbar,  gerakan PKK   Sumatera Barat  sangat  antusias mendukungnya. Bahkan  gerakan PKK siap menjadi  “ ujung tombak” pelaksanaan  lomba cipta menu .

“Kami selalu   mendukung lomba cipta menu  yang diselenggarakan  BKP Sumbar. Buat kami lomba ini  cocok dengan    kegiatan  yang dilakukan  gerakan PKK.   Bahkan gerakan PKK  siap menjadi  “ujung tombak” pelaksanaan  lomba cipta menu,” ucap Ketua TP-PKK Sumbar, Ny.Hj. Nevi Irwan Prayitno .

Ia mengatakan, dengan  adanya  lomba cipta  menu sehat tersebut  berdampak  pada   ada menu-menu baru   yang dapat  dibuat oleh  ibu-ibu rumah tangga dalam  memenuhi kebutuhan  pangan keluarganya.  Tentu saja menu yang dibuat tersebut  tidak harus mahal dan sesuai dengan  keuangan keluarga sederhana.

Apalagi, tambahnya, dalam lomba cipta menu itu, yang disajikan  bukan saja produk pangan yang  beragam,  bergizi, seimbang dan aman saja,  tetapi juga  produk pangan yang berbahan baku  lokal selain  beras.  Hal  itu menurutnya,  sangat cocok dengan   kegiatan  PKK, karena  bisa membangkitkan kembali produk-produk pangan  lokal.  Disamping itu akan  meningkatkan kreatifitas ibu-ibu rumah tangga dalam  menciptakan produk makanan    berbahan baku lokal.

 “Sebenarnya kita   punya banyak  produk makanan dari bahan-bahan lokal khas  Sumatera Barat. Bila  produk makanan   ditampilkan kembali  dengan  kreatifitas baru,  saya yakin produk makanan  ini  sangat disukai  dan tidak hanya menjadi sumber gizi keluarga, tapi juga   menjadi sumber pendapatan,”ujar Ibu Nevi.

Lomba Cipta Menu ini adalah   kegiatan yang    rutin dilakukan Dinas Pangan  Pemprov.Sumbar setiap tahunnya.  Dalam  pelaksanaannya selalu bekerja sama dengan Gerakan PKK.Untuk penilaian Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) 2019 dengan menciptakan beragam menu makan dalam bentuk box berbahan dasar non beras dan non terigu.

Disamping itu peningkatan  kualitas konsumsi  pangan guna  mewujudkan SDM  yang berkualitas,  dapat diupayakan  melalui penerapan  konsumsi B2SA  yang diwujudkan dalam bentuk Festival Pangan B2SA merupakan penerapan konsumsi  B2SA perlu terus  dikembangkan  kedepannya,  diarahkan pada  olahan pangan lokal  bernilai komersial  sehingga produksinya  dapat lebih  dikembangkan. Kita juga perlu menumbuhkan  kreativitas dan inovasi menu  yang menarik dengan  citarasa dan nilai gizi tinggi  melalui pengembangan  bisnis olahan pangan lokal,  sehingga ada nilai ekonomi  yang diperoleh.

Ada beberapa Kategori dan Persyaratan dalam Lomba Cipta Menu dan B2SA, yakni :
Kategori :
1. Display paket lengkap makan siang / Lunchbox B2SA, dipilih satu dari 3 klaster :

  1. Klaster serealia : jagung, jelai, sorgum, jewawut, dsb.
  2.  Klaster sagu.
  3. Klaster umbi-umbian : ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong, dan umbi lainnya, termasuk buah berpati.

2. Display    produk olahan    pangan    lokal    komersial berupa kudapan/ snack yang memiliki nilai komersial. Persyaratannya : Peserta mengirimkan dokumen, berupa :Resep lengkap paket lunchbox B2SA, disertai dengan analisis sederhana  bisnis lunchbox B2SA.Profil produk olahan pangan lokal komersial, baik snack ataupun produk. Juga Biodata peserta beserta foto.
Kemudian Resep menu paket lunchbox B2SA harus mencantumkan :
a.    Foto/gambar menu display
b.    Nama umum/nasional bahan pangan
c.    Berat bahan pangan (satuan gram dan URT)
d.    Cara mengolah atau memasak

Syarat berikutnya yaitu bahan pangan sumber  karbohidrat adalah selain beras dan terigu, serta turunannya. Dan harus memenuhi standar keamanan pangan.