Dies Natalis UIN Ke 53, Menteri Agama Serukan Kepemimpinan Yang Terbuka
Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 30 November 2019 14:34:39 WIB
Menteri Agama RI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi menghadiri Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol yang berlangsung di Auditorium UIN Imam Bonjol. Lubuk Lintah, Padang pada Jum'at (28/11). Pada kesempatan itu, Menteri Agama menyampaikan bahwa pemimpin mesti mau menerima usulan dan tanggapan yang diberikan oleh bawahan, tanpa mengesampingkan peran pemimpin sebagai pengambil keputusan.
Dalam sambutan yang dibacakannya, Menteri Agama juga menyerukan agar para pemimpin mencontoh kepemimpinan Rasulullah Shalallahu'alaihiwassalam yang senantiasa mau mendengarkan pandangan dan masukan dari orang orang yang dipimpinnya, contohnya pada saat berlangsung perang Khandak dan perang Badar di jaman itu.
Pada kesempatan itu, Rektor UIN Imam Bonjol, Dr. Eka Putra Wirman, berkesempatan untuk menjelaskan asal usul UIN Imam Bonjol. Lebih lanjut ia menuturkan bahwa UIN Imam Bonjol Padang awalnya didirikan sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang terdiri dari empat fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah di Padang, Fakultas Ushuluddin di Padang Panjang, Fakultas Syari’ah di Bukittinggi dan Fakultas Adab di Payakumbuh.
Dalam beberapa tahun kemudian terjadi penambahan Fakultas cabang di IAIN Imam Bonjol, yakni Fakultas Tarbiyah tahun 1968 dan Fakultas Ushuluddin tahun 1970 di Padang Sidempuan Sumatra Utara, Fakultas Dakwah tahun 1968 di Solok dan Fakultas Tarbiyah tahun 1971 di Batusangkar. Pada tahun 1973 kedua fakultas cabang di Padang Sidempuan bergabung dengan IAIN Sumatera Utara, saat ini ada 33 STAIN se Indonesia. Atas dasar itu, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 tahun 2017, IAIN Imam Bonjol resmi berubah menjadi UIN Imam Bonjol.
Dies Natalis UIN Imam Bonjol ini dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan daerah yakni Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, perwakilan Danrem 032/WBR, Ketua yayasan, para rektor dan seluruh anggota senat UIN imam Bonjol, mahasiswa/i dan tamu undangan lainnya