Sekjen DPD RI Dukung Pengembangan IKPS
Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 30 Juli 2019 08:04:37 WIB
Selasa (30/07), Sekretaris Jenderal DPD RI Reydonnyzar Moenek mengatakan pengembangan dan sinergisitas Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) dinilai sangat penting untuk kemajuan daerah Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Hal ini disebabkan karena IKPS menjadi kekuatan dan peluang bagi Pesisir Selatan yang menjadi garis pantai terpanjang di Indonesia.
Reydonnyzar Moenek mengatakan ini saat bertemu dengan panitia Musyawarah Nasional (Munas) IKPS di Gedung DPD RI di Jakarta. Ia menambahkan bahwa Pesisir selatan merupakan garis pantai terpanjang di Indonesia namun juga masih sedikit tertinggal. Untuk itu, penting dibicarakan mengenai arah dan tujuan IKPS ini kedepan. Tak hanya mencakup kepengurusan, namun juga bentuk kepedulian kita kepada ranah rantau.
Menurut Reydonnyzar, Sumbar khususnya Pesisir Selatan harus bersinergi dan berkolaborasi dengan emerintah pusat. Dengan adanya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat maka Pesisir Selatan dapat dikembangkan dengan baik.Tak hanya itu, geopolitik dan geostrategis dengan pemerintah pusat juga merupakan hal yang tak kalah penting
Reydonnyzar berharap potensi organisasi IKPS juga menjadi kekuatan baru bagi ranah rantau. Sehingga organisasi ini bisa menggagas keuntungan dan kemajuan bagi Pesisir Selatan. IKPS diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi Pesisir Selatan.
Sementara itu, Ketua Panitia Munas IKPS Alirman Sori Chaniago berharap Sekjen DPD RI bisa hadir dalam Munas IKPS pada Agustus 2019 nanti untuk memberikan gagasan dan ide bagi Pesisir Selatan. Kehadiran Sekjen DPD RI diharapkan bisa memberikan masukan bagi ranah rantau. Menurut Alirman, dengan pengalaman Reydonnyzar yang sudah malang-melintang di pemerintahan bisa memberikan motivasi dan memperkuat Sumbar khususnya di Pesisir Selatan.
Pertemuan ini nantinya akan berlanjut pada Munas ke-5 IKPS dalam rangka pengembangan organisasi kedaerahan di era globalisasi dan digitalisasi.