Memperbanyak Amalan di Bulan Ramadhan

Artikel Yal Aziz(Tenaga Artikel) 13 Mei 2019 09:04:52 WIB


SEBAGAI umat Islam, yang masih diberikan kesempatan hidup, sebaiknya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak amalan, seperti shalat tarawih dan tadarus dengan membaca kitab suci Al-Qur'an. Kenapa? Karena bulan ramadhan suatu bulan yang penuh rahmat, berkah dan ampunan dari Allah SWT.

Jika kita bandingkan, bulan suci ramadhan, merupan bulan terbaik dibandingkan bulan-bulan biasa, sehingga bagi orang-orang beriman menjadi momentum untuk memperbanyak amalan baik untuk memperoleh pahala berlipat ganda, dimana semua dosa dapat pengampunan, doa dan permohonan dikabulkan oleh Allah SWT, pintu-pintu surga dibuka, semua pintu neraka ditutup, semua syetan dibelenggu.

Kemudan, dibulan ramadhan ini juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yang disebut malam Lailatul Qodar. Bagi umat Islam yang beruntung, akan mendapatkan ampunan dari Allah. 

Jadi, selain melaksanakan ibadah puasa, sebaiknya juga memperbanyak amalan selama bulan suci ramadhan, seperti shalat tarawih dan tadarus dengan membaca kita suci Al-Qurnan dan sekaligus memahami isi firman Allah tersebut. 

Yang tak kalah pentingnya dengan memperbanyak bersedekah dan membayarkan zakat fitrah kepada asnaf yang delapan sebelum pelaksanaan shalat Idil FItri. Zakat fitrah merupakan salah satu bentuk kepedulian orang kaya atau bekemanpuan untuk menyantuni pakir miskin.

Selanjutnya, bisa juga memperbanyak amalan dengan melaksanakan i'tikaf atau berdiam diri di masjid dengan membaca AL-Qur'an dan berzikir. Soalnya, I’tikaf selalu dilakukan Nabi terutama pada bulan suci ramadhan, sebagaimana telah oleh Siti Aisyah RA : “Sesungguhnya Nabi SAW selalu i’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai meninggal dunia, kemudian istri-istri beliau beri’tikaf sesudah beliau.”

I’tikaf dilakukan dan dikhususkan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak dzikir, membaca Alqur’an serta amalan-amalan ibadah lain dengan hanya berharap ridhaNya.

Untuk diketahui, selama ramadhan, ada suatu malam yang penuh berkah dan rahmah, yakni malam Lailatul Qadar, yakni suatu malam yang penuh kemuliaan serta memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan. 

Adapun langkah yang dilakukan agar mendapat malam Lailatul Qadar dengan cara memperbanyak shalat malam serta amalan baik lainnya seperti, membaca sholawat, membaca Al-Quran, memperbanyak istidhfar, berdzikir. 

Dalam hadits Rosulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar semata-mata karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari)

Kemudian masalah malam Lailatul Qadar ini juga banyak pendapat dan katanya, malam‘Lailatul Qodar’ itu terjadi pada malam 10 hari terakhir, terutama di malam-malam tanggal ganjil seperti 21, 23, 25, 27 dan tanggal 29 di bulan ramadhan.

Kini mumpung kita diberikan untuk hidup, sebaiknya manfaatkanlah bulan suci ramadhan ini dengan memperbanyak amalan dan menghindari berbagai perbuatan buruk yang penuh dosa, seperti berkaroke ria di malam hari, serta menghabiskan waktu dengan main kartu remi dan domino. 

Sedangkan bagi masyarakat yang punya kemampuan untuk melaksanakan umrah, sebaiknya memanfaatkan bulan suci ramadhan untuk beribadah di tanah suci mekkah. Sebaiknya, pergi umrah dengan membawa keluarga, seperti istri dan anak. Tujuannya, agar anak dan istri juga punya kesempatan untuk memperbanyak amal ibadahnya di tanah suci. Semoga. (Penulis waratwan tabloidbijak.com)