PENCANANGAN BULAN BAKTI DASAWISMA DAN BBGRM TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2019
Artikel Zakiah(Tenaga Artikel) 24 Maret 2019 10:53:15 WIB
PENCANANGAN BULAN BAKTI DASAWISMA DAN BBGRM TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2019
Sebagaimana diketahui bahwa PKK, telah mendapatkan kepercayaan masyarakat Indonesia sebagai mitra pemerintah dalam usaha mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui 10 program pokok PKKnya. Pelaksanaan 10 program pokok PKK pada hakekatnya merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam mempercepat terwujudnya keluarga-keluarga yang sehat dan sejahtera, upaya tersebut telah dan terus ditingkatkan melalui partisipasi dan keuletan para kader PKK, mulai dari Tim Penggerak PKK Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Nagari/ Desa/Kelurahan, bahkan sampai kepada kelompok PKK Dusun/Jorong, RW,RT dan kelompok dasawisma.
Dasawisma adalah kelompok yang terdiri atas 10-20 rumah, merupakan motor penggerak dan ujung tombak dari gerakan PKK yang sangat diharapkan perannya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga lahir bathin khususnya bagi anggota kelompoknya.
Selama ini kinerja kelompok dasawisma sudah cukup memadai dan menggembirakan. Karena Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat dibawah kepemimpinan Ibu Hj.Nevi Irwan Prayitno, selalu berupaya untuk melakukan kegiatan yang dapat memotivasi kelompok dasawisma. diantaranya melalui temu ketua kelompok dasawisma berprestasi dan dilanjutkan dengan pemilihan atau lomba kelompok dasawisma berprestasi yang telah dilakukan secara berjenjang dari Kabupaten /Kota sampai ke tingkat Provinsi Sumatera Barat. ini merupakan salah satu kegiatan inovasi Tim Penggerak PKK Sumatera Barat yang belum ada ditingkat PKK Pusat.
Patut juga kita berikan apresiasi positif dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua Ketua TP-PKK serta Ketua dasawisma yang telah ulet dan gigih menggerakkan kelompok-kelompok PKK ditengah kesibukan masing-masing. Kita yakin bahwa semua itu adalah bagian dari amal sholeh yang mulia disisi Allah Swt dan tidak bisa dihitung dengan materi apa pun.
Namun kenyataannya dilapangan menunjukan bahwa masih adanya kelompok dasawisma yang belum terbentuk dan belum dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana yang diharapkan. Karena dari laporan tahunan kegiatan Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat tahun 2018 yang lalu, setelah direkap tergambar bahwa jumlah dasawisma di Sumatera Barat, 51.138 kelompok. Sementara dari data jumlah KRT tergambar jumlah rumah 1.251.990 rumah. Jika setiap dasawisma terdiri dari 20 rumah, maka seharusnya jumlah rumah dibagi 20 tentu seharusnya ada sekitar 62.599 kelompok dasawisma. maknanya ada potensi dari selisih 11.461 kelompok dasawisma yang belum terbentuk di seluruh Sumatera Barat. Sehingga jika dari data 11.461 ini dibagi rata ke 19 kabupaten / kota , maka sekitar 603 kelompok dasawisma baru diharapkan tumbuh atau terbentuk di tahun 2019 melalui gerakan bulan bakti dasawisma di sepanjang bulan maret ini.
Maka untuk meningkatkan prakarsa, kemauan dan kemampuan para kader PKK khususnya di kelompok dasawisma, perlu adanya pembinaan, yang terpadu dan berkesinambungan oleh Tim Penggerak PKK secara berjenjang. Karenanya pada tanggal 14 Maret 2019 di Pantai Gandoriah Kota Pariaman telah dilaksanakan Pencanangan Bulan Bhakti Kelompok Dasawisma ke-III yang dilaksanakan serentak dengan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Bapak Drs.Alwis dan dihadiri oleh Hj.Nevi Zuairina Irwan Prayitno, Hj. Wati Nasrul Abit serta Walikota Pariaman, Bapak Genius Umar, juga Ketua TP-PKK Kota Pariaman,dr.Lucy Genius Umar.
Dimana tujuan kegiatan ini diangkatkan secara umum adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa kebersamaan serta kesadaran kegotong royongan, dan tanggung jawab, terhadap pelaksanaan 10 program pokok PKK. Sedangkan secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kemauan dan kemampuan ketua beserta anggota kelompok dasawisma dalam pendataan, pencatatan, pelaporan, pembinaan dan penggerakkan warga untuk melaksanakan 10 program pokok PKK.
Tema dari kegiatan Pencanangan Bulan Bakti Dasawisma dan BBGRM Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2019 ini adalah :
“Peranan Tim Penggerak PKK dalam pencegahan stunting melalui 10 program pokok PKK di kelompok dasawisma se- Provinsi Sumatera Barat”.
Berangkat dari tema terkait peranan PKK dalam pencegahan stunting, karena informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, bahwa masih ada lokus stunting di Sumatera Barat yakni di Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Solok. Dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya.
Faktor penyebab stunting ini multidimensi seperti, praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan , post natal dan pembelajaran dini yang berkualitas, kemudian kurangnya akses ke makanan bergizi dan kurangnya akses ke air bersih atau akses jamban yang bersih. Akibatnya, stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktifitas kerja. dampak ke depan menghambat pertumbuhan ekonomi dan produktivitas pasar kerja yang berujung meningkatnya kemiskinan dan kesenjangan.
Menyikapi masalah stunting ini, kita perlu mendukung program pemerintah dalam melakukan penanganan bagi balita yang sudah terkena stunting yaitu berupa pengasuhan yang baik dalam keluarga, stimulasi, dan pendidikan berkelanjutan. juga menyediakan akses air bersih, sanitasi dan lain lain. sehingga diharapkan sinergitas semua pihak termasuk semua kader dasawisma, dapat hendaknya kasus stunting di Sumatera Barat dikurangi, bahkan tidak ada lagi.
Untuk memeriahkan acara dan sebagai reward (penghargaan) bagi kader PKK, pada acara ini juga dibagikan : 450 goody bag berisi buku agenda bulan bakti dasawisma ; 200 batang bibit pisang unggul untuk kelompok dasawisma Kota Pariaman ; Bantuan paket buku kesehatan ibu dan anak (KIA) sebanyak 15 set masing-masing untuk 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat ; dan Leaflet promosi kesehatan tentang pentingnya air bagi kesehatan untuk 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Berita Terkait Lainnya :
- PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 78 TAHUN 2010
- LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTORAL DI SUMATERA BARAT TAHUN 2005-2009
- PERANAN SEKTOR EKONOMI DALAM PDRB ATAS DASAR HARGA BERLAKU (ADHB) DI SUMATERA BARAT TAHUN 2006-2009 (%)
- EVALUASI MAKRO KEHIDUPAN BERAGAMA DAN SOSIAL BUDAYA DI SUMATERA BARAT TAHUN 2006-2009
- PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 33 TAHUN 2010