Wirid pengajian pegawai Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat

Berita Utama () 18 Oktober 2013 03:58:28 WIB


Wirid pengajian pegawai Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat yang di adakan di Mushalla Babussalam komplek perkantoran dinas jalan rasuna said no 77 padang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ir. Fajarudin berserta pejabat lainnya dan segenap staf. Wirid disampaikan oleh Buya Drs H Manoan Lubis yang mengambil tema tentang karekteristik orang muttaqin.

Dalam uraian wirid buya menyampaikan bahwa dalam Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 132 sampai 135 Allah SWT secara jelas mengambarkan karekteristik orang yang bertakwa dan mendapatkan imbalan surga dari Allah SWT. Arti ayatnya adalah " Taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu mendapat rahmat. Dan bersegeralah kamu kepada Ampunan dari Tuhan-mu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya baik diwaktu lapang dan sempit, dan orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (Ali Imran 132 s/d 135)

Dari ayat tersebut dapat ditarik pemahaman bahwa kewajiban kita hidup didunia ini yang harus mesti kita jalankan adalah taat kepada Allah dan Rasul yang nantinya bila kita lakukan akan mendapat rahmat dari Allah SWT. Setelah kita taati maka Allah menyuruh kita untuk selalu mohon ampun atas perbuatan yang salah kita lakukan dan segera berbuat untuk meraih surganya Allah yang luasnya seluas langit dan bumi. Surga Allah tersebut disediakan oleh Allah untuk orang bertakwa. Adapun kateristik orang bertakwa itu adalah :

1. Dapat memberi (menolong) orang baik degan harta,sarana,tenaga,ide dan do'a baik waktu lapang maupun waktu sempit. Artinya ia suka memberi walaupun waktu dalam keadaan kurang. Waktu lapang mungkin setiap orang bisa memberi tetapi dalam waktu sempit tidak semua orang bisa, maka orang bertakwa dalam keadaan sempitpun ia akan membantu.

2. Menahan amarah (keinginan) artinya dapat mengendalikan emosi atau keinginan yang berlebihan terhadap sesuatu terutama terhadap kemegahan dunia ini. ia tidak larut dengan keinginannya yang membuat ia lalai dan lupa kepada Allah SWT. Ia dapat mengontrol dirinya agar bersikap apa adanya dan tetap bersyukur kepada Allah SWT.

3. Memaafkan kesalahan orang lain artinya membuang jauh sifat dendam dan mau bersikap lapang dada terhadap kesalahan orang lain. memaafkan orang dan terbuka diri untuk menerima maaf.

4. Segera ingat Allah SWT ( zikir) bilat berbuat kesalahan dan menzalimi diri sendiri. Artinya ia tidak lupa dengan kesalahannya malahan ia banyak beristigfar untuk menghapus kesalahannya kepada Allah SWT.

Oleh sebab itu marilah kita pegang 4 karekteristik orang bertakwa tersebut agar dapat meriah surganya Allah SWT sebagai imabalan untuk orang muttaqin.