Pengelola Keuangan Nagari di Lima Puluh Kota Ikuti Bimtek Berbasis Siskeudes
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 05 April 2018 22:51:27 WIB
Sebanyak 112 aparatur kecamatan dan nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota terdiri dari admin kecamatan, sekretaris, operator nagari dan bendahara nagari mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Nagari Berbasis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) di Aula Pertemuan Gedung Peternakan Provinsi Sumbar, Payakumbuh, Rabu (4/4). Bimtek dibuka Bupati H. Irfendi Arbi itu diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari (DPMN) Kabupaten Lima Puluh Kota dengan menghadirkan narasumber dari Perwakilan BPKP Sumatera Barat. Dalam laporannya, selaku ketua panitia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari, A. Zuhdi Perama Putra mengatakan tujuan bimtek tersebut supaya aparatur kecamatan, nagari/desa di Kabupaten Lima Puluh Kota dapat melaksanakan perencanaan dan penatausahaan keuangan nagari berbasis aplikasi Siskeudes ditiap nagarinya. "Tujuan berikutnya bimtek ini agar terciptanya ouput laporan yang akurat dan bisa diakses dengan mudah serta bisa dipertanggungjawabkan dengan baik oleh aparatur nagari dan desa serta terciptanya tertib administrasi yang mendukung pengelolaan keuangan nagari dan desa," sambungnya. Dikatakannya, supaya tujuan bimtek ini tercapai, langsung menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Barat dan dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 4 sampai dengan 5 April 2018. Sementara itu Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan bimtek ini dengan harapan peserta bimtek mendapatkan ilmu yang bermanfaat seusai pelaksanaan bimtek ini nantinya. Semoga ilmu yang didapat dalam bimtek ini bermanfaat untuk kita dan untuk masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota. Bupati mengatakan, dengan adanya UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa serta beberapa kali perubahannya, kini usulan dari masyarakat nagari sudah semakin didengar oleh pemerintah. "Kini nagari tidak hanya menjadi fokus pembangunan, tapi juga sebagai perancang pembangunan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan. Artinya, kini nagari tidak lagi menjadi objek sasaran pembangunan, tapi menjadi subjek yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan," ujar bupati. Selain itu Bupati berharap dengan di adakannya bimtek ini seluruh peserta dapat meningkatan kemampuan dan pemahaman serta persepsi yang sama terhadap per aparaturan, penatausahaan dan pelaporan keuangan di nagari Kabupaten Lima Puluh Kota. "Ikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh sehingga apa yang diperoleh nantinya akan membawa dampak yang signifikan dalam rangka perbaikan pengelolaan keuangan daerah kita, Sehingga program nawacita Presiden Jokowi dapat berjalan ditengah-tengah masyarakat di nagari kita," tambahnya. Dalam acara bimtek tersebut turut hadir Kepala Badan Keuangan Lima Puluh Kota, Irwandi, Kabag Humas dan Pemberitaan, Firmansyah, perwakilan BPKP Sumbar, serta seluruh pegawai dan staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Lima Puluh Kota.
Berita Terkait Lainnya :
- Penetapan Pemenang Perlombaan Nagari dan Kelurahan Berprestasi Provinsi Sumatera Barat
- Pengelola/ Pendamping Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Nagari diberikan Pelatihan
- Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota Canangkan Lokasi Sentral Peternakan Kuda
- Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 di Kab. Lima Puluh Kota
- Penting, Pengembangan Pariwisata Berbasis Teknologi