Workshop Pengembangan P2TP2A Sumatera Barat Tahun 2018
Berita Utama EKO KURNIAWAN, S.Kom(Diskominfo) 21 Mei 2018 19:26:30 WIB
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sumatera Barat, Nevi Zuraina Irwan Prayitno menjadi narasumber dan berbagi informasi dalam workshop pengembangan P2TP2A Provinsi Sumatera Barat di Padang, Minggu (21/5). "Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan bom bunuh diri yang melibatkan perempuan dan anak-anak, pemahaman yang salah membawa perempuan dan anak-anak dalam bom, sesuatu yang radikal menyalahi aturan dan syariat kita," ujar Nevi. Saat ini Perlu kita tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak, buatlah anak agar merasa nyaman bermain. "Karena anak adalah investasi kita di masa yang akan datang, maka menjadi kewajiban kita bersama untuk menjadikannya lebih berkualitas, sehingga mereka akan menjadi modal pembangunan. Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha harus bahu-membahu untuk dapat mewujudkannya guna menjadikan kawasan kita kota layak anak," harapnya. "Kita harus libatkan bundo kanduang dalam permasalahan perempuan dan anak karena suara bundo kanduang masih didengar, sebab Bundo Kanduang sebagai limpapeh rumah nan gadang," pungkas Nevi Irwan Prayitno.
Berita Terkait Lainnya :
- Opini atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 2011
- Prestasi Sumatera Barat Tahun 2008
- Seleksi Pemagangan ke Jepang Propinsi Sumatera Barat akan mengadakan Uji Bahasa Jepang ke-2
- Opini atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 2011
- Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2011