Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Sumatera Barat Tahun 2018

Penyusunan Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Sumatera Barat Tahun 2018

Berita Utama Desi Marlinda(Diskominfo) 05 Oktober 2018 16:53:10 WIB


Kamis, 4 Oktober 2018

Badan Pusat Statistik (BPS) pusat melakukan Focus Group Discussion (FGD) Kegiatan Penyusunan Disagre gasi PMTB 2018. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) adalah pengeluaran untuk barang modal yang mempunyai umur pemakaian lebih dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi.

PMTB mencakup bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, bangunan lain seperti jalan dan bandara, serta mesin dan peralatan. Pengeluaran barang modal untuk keperluan militer tidak dicakup dalam rincian ini tetapi digolongkan sebagai konsumsi pemerintah.

Manfaat disagregasi PMTB bagi pemerintah adalah sebagai bahan evaluasi target RPJM, penyusunan RPJM, penyusunan RKP, menyusun kebutuhan investasi. Disisi pelaku bisnis PMTB bermanfaat untuk mempermudah investor dalam berusaha, membantu dunia usaha dalam menetukan arah kebijakan usahanya serta menghitung capital yang dibutuhkan perusahaan untuk meningkatkan output. Bagi BPS PMTB bermanfaat dalam peningkatan statistik neraca nasional dan neraca regional, sebagai bahan penyusunan stok kapital untuk pengukuran kekayaan nasional dan produktifitas perekonomian. 

Kegiatan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah No.79 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2018, sejalan dengan Prioritas Nasional tahun 2018 yaitu Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata pada program Perbaikan Iklim Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BPS Provinsi Sumatera Barat, acara dibuka oleh kepala BPS Prov. Sumbar Dr.Sukardi. Narasumber yang hadir pada kesempatan ini adalah PT. Batang Hari Barisan, PT.Semen Padang, Abang Adek Advetising dan Devian Hotel Padang. Narasumber menyampaikan terkait usaha yang dilaksanakan dan Investasi Fisik/Belanja Modal dari dunia usaha yang dijalankan. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan Sumatera Barat dapat memiliki data  PMTB yang terdisagregasi.