PAD Sumbar Diperkirakan Naik Rp45,8 Miliar

PAD Sumbar Diperkirakan Naik Rp45,8 Miliar

Berita Utama DENY SURYANI, S.IP(Sekretariat DPRD Prov. Sumbar) 27 Juli 2018 12:36:45 WIB


Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memprediksi pendapatan asli daerah pada APDB 2019 mengalami kenaikan sekitar Rp45,861 miliar dibandingkan pendapatan daerah 2018.

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim di Padang, Kamis mengatakan hal itu tertuang dalam Rancangan Kebijakan Umum Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2019.

Dalam nota pengantar KUA-PPAS penyusunan APBD 2019 pendapatan asli daerah diprediksi sebesar Rp2,325 triliun dari pendapatan pada 2018 sebesar Rp2,279 triliun, artinya terjadi kenaikan sekitar 2,01 persen.  

Ia mengatakan KUA PPAS merupakan pedoman dalam penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2019. Dengan demikian prediksi kegiatan dan anggaran harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi Sumatera Barat

"Terjadinya kenaikan dan penurunan anggaran disebabkan karena situasi daerah," ujarnya.

Selanjutnya nota pengantar rancangan KUA-PPAS APBD 2019 akan dilanjutkan dengan pembahasan dan pendahuluan oleh komisi-komisi. Pembahasan pendahuluan oleh komisi-komisi akan dilakukan bersama mitra  kerja.

"Pembahasan dan finalisasi anggaran akan dilakukanoleh Badan Anggaran bersama Tim Anggaran pemerintah daerah,” katanya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam paripurna penyampian KUA PPAS APBD 2019 mengatakan prediksi peningkatan pendapatan daerah terdiri dari sejumlah pendapatan seperti pajak daerah yang sebesar Rp 1,698 triliun.

"Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp22,350 miliar atau naik sekitar 1,33 persen dari pendapatan pajak pada 2018 yaitu Rp 1,676 triliun," kata dia.

Selanjutnya pajak retribusi daerah juga mengalami peningkatan dari Rp15 miliar pada 2018 menjadi Rp17 miliar pada 2019.

Menurut dia naiknya PAD tidak terlepas dari adanya evaluasi jenis pelayanan dan mengubah pola pemungutan pajak serta retribusi yang masih berlaku. 

"Peningkatan sektor tersebut, juga diiringi dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui bimbingan teknis dan lainnya," kata dia. *Publikasi.(dprd.sumbarprov.go.id)