KESATUAN GERAK PKK KB-KESEHATAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

Artikel Zakiah(Tenaga Artikel) 04 Januari 2018 15:04:13 WIB


Pembangunan Bidang Kesehatan, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga merupakan investasi sumber daya manusia jangka panjang dimana hasilnya baru akan kita nikmati dimasa yang akan datang dan akan berkorelasi dengan Peningkatan Kualitas Sumber daya manusia di masa depan. Kelalaian kita melakukan intervensi saat ini dampaknya akan kita rasakan terhadap kelangsungan bangsa ini kelak.Oleh karena itu tidak ada alasan yang bisa digunakan untuk tidak melaksanakan program keluarga berencana dan pembangunan keluarga agar ledakan jumlah penduduk (Baby Boom jilid II) bisa dielakkan dan dampak negatif untuk pembangunan bangsa ini kedepan yang kita khawatirkan tidak terjadi.

Dalam bidang kesehatan dengan masih tingginya angka kemiskinan dinegara kita, mereka perlu dilayani kesehatan dengan program JKN melalui BPJS, yang tentunya akan memberatkan pembiayaan pembangunan di bidang kesehatan, untuk itu kita harus mengajak masyarakat menjaga lingkungan agar bersih dan sehat sebagai salah satu upaya pencegahan berbagai gangguan kesehatan seperti DBD, Malaria, TB Paru, ISPA, dllnya.

Kita semua juga memahami bahwa melalui keluargalah pengasuhan dan tumbuh kembang balita dan anak dilakukan dalam upaya pembentukan kepribadian sebagai bekal nantinya dimasa depan sebagai generasi penerus yang mempunyai kualitas yang bisa diandalkan. Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan dan BKKBN sedang gencar-gencarnya memasyarakatkan Program 1.000 hari pertama kehidupan , hal itu termasuk pemberian ASI Ekslusif dan menyusui secara penuh selama 2 (dua) tahun yang juga merupakan upaya menjarangkan kehamilan serta pembinaan anak usia dini melalui Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Balita Holistik dan Integratif agar balita terjamin proses tumbuh kembangnya.

Komitmen bersama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat adalah mewujudkan Provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi yang masyarakatnya mempunyai derajat kesehatan yang baik, pengendalian kelahiran yang terjaga dan provinsi dimana pembangunannya berwawasan kependudukan serta sukses dalam program pemberdayaan perempuan. Peningkatan derajat kesehatan diwujudkan dalam bentuk penurunan angka kematian ibu hamil dan bersalin, penurunan angka kematian bayi dan balita dan partisipasi pasangan usia subur dalam program keluarga berencana dan pembangunan keluarga dan tentu saja derajat kesehatan masyarakat yang semakin membaik.

Berangkat dari hal inilah, setiap tahunnya Tim Penggerak PKK Sumatera Barat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan BKKBN Wilayah Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan. Dan mulai Tahun 2017 juga bekerja sama dengan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Provinsi Sumatera Barat.

Tujuan kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB – Kesehatan adalah ”Meningkatnya cakupan dan kualitas pelayanan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Kerjasama lintas sektor dalam Kesatuan Gerak PKK KB - Kesehatan ”. Melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan ini diharapkan meningkatnya kepedulian, peran serta dan akhirnya komitmen bersama baik itu komitmen pemangku kepentingan maupun kesadaran dan keikutsertaan masyarakat untuk mewujudkan langkah nyata keikutsertaan keluarga berpartisipasi aktif dalam program Keluarga Berencana, Kependudukan dan Kesehatan serta pemberdayaan dan peningkatan peran perempuan.

Fakta nyata ditengah kehidupan masyarakat kita bahwa KEGIATAN KESATUAN GERAK PKK KB KES memberikan kontribusi  dalam merealisasikan target kerja kependudukan, keluarga berencana , pembangunan keluarga serta pembangunan kesehatan dan juga pemberdayaan perempuan. Pada masa masa intensifikasi dan ekstensifikasi pelayanan dan juga penyuluhan telah memberikan hasil yang membahagiakan  dan sekaligus meningkatkan kegairahan kader beserta masyarakat untuk meningkatkan partisipasinya dalam mewujudkan arti pentingnya kesehatan, keikutsertaan dalam keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan PKK KB-Kes dilaksanakan dengan Kategori-kategori penilaian :

  1. Pelaksana Terbaik Kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan
  2. Pelaksana Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat
  3. Pelaksana Terbaik Posyandu
  4. Pelaksana Terbaik PHBS

Keempat kategori lomba ini dilakukan disatu wilayah Desa/Nagari/Kecamatan. Beberapa indikator penilaian, diantaranya adalah : Kegiatan inovatif yang mempunyai keterkaitan terhadap kegiatan KG PKK KB-Kes (PKK dan KB, Posyandu, PHBS di rumah tangga serta lingkungan bersih dan sehat) ; Daerah terpencil dan sulit dijangkau; Serta adanya pembobotan sesuai tingkat kesulitan daerah.

Dalam penilaian, terlebih dahulu dilaksanakan tahapan seleksi penilaian administrasi laporan kegiatan dari masing-masing Kabupaten/Kota. Dimana sistematika Laporan Hasil Pelaksanaan, mencakup :

1). Pendahuluan

2). Dasar Pelaksanaan

3). Pencanangan

4). Proses Pelaksanaan Kegiatan

5). Hasil Kegiatan (berupa matrik sesuai buku pedoman)

6). Penonjolan/Keberhasilan

7). Hambatan

8). Penutup

Serta dilengkapi dengan Lampiran: fotokopi foto dokumentasi kegiatan, kliping koran, fotocopy penghargaan yang pernah diterima,fotocopy SK pemenang dari Tingkat Kecamatan s/d Provinsi,SK Tim Penilai/Pelaksana dari tingkat      desa/keluarahan, serta Pendukung lainnya.

Dari hasil Laporan ini di Bulan November 2017, maka diperoleh Nominasi 6 Daerah Kota yakni : Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi dan Kota Payakumbuh. Dan 8 Daerah Nominasi untuk kategori Kabupaten adalah : Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Tanah Datar, kabupaten, Agam, Kabupaten Pasaman, kabupaten Dharmasraya, kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat. Namun untuk hasil pemenangnya akan diumumkan pada Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK di Bulan Maret 2018 yang akan datang.

Ibu Hj. Nevi Irwan Prayitno dalam sambutan arahan ketika kunjungan penilaian lapangan Lomba PKK-KB Kesehatan Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Tahun 2017, di Kabupaten Agam pada Tanggal 15 Desember 2017, mengatakan bahwa suksesnya pelaksanaan kesatuan gerak PKK KB - Kesehatan akan sangat terkait dengan seberapa jauh peningkatan budaya hidup bersih dan sehat diterima oleh keluarga dan masyarakat; seberapa jauh lingkungan keluarga dan masyarakat tertata dengan baik melalui HATINYA PKK; dan seberapa jauh peningkatan aktifitas Posyandu ditengah masyarakat. (By: Siti Zakiah).