Menjelang UNBK 2018 Komisi V minta SMA /SMK melakukan persiapkan sedini mungkin
Berita Utama DENY SURYANI, S.IP(Sekretariat DPRD Prov. Sumbar) 18 Januari 2018 14:10:41 WIB
PADANG, - Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018
Sekertaris Komisi V DPRD Sumbar Rafdinal meminta, seluruh SMA dan SMK sederajat di provinsi agar mempersiapkan ujian sarana dan prasarana mulai dari sekarang.
"Persiapan UNBK untuk 2018 hendaknya dimulai dari sekarang agar ketika mendekati waktu pelaksanaan ujian sekolah tidak kesulitan seperti tahun ini," katanya Rabu (17/1)
Jika sudah dipersiapkan dari sekarang, katanya maka ketika penyelenggaraan 2018 nanti permasalahan-permasalahan yang muncul dapat diminimalisir.
Untuk itu ia mendorong sekolah dan pemerintah provinsi mempersiapkan hal itu mulai dari sekarang seperti pengadaan komputer dan, penganggaran yang bisa didapat dari dinas pendidikan.
"Semuanya harus aktif, mulai dari sekolah, dinas pendidikan dan jika bisa orang tua yang mampu secara ekonomi juga dapat berpartisipasi membantu menyumbang ke sekolah," ujarnya
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menargetkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA /SMK di 19 kabupaten/kota sebanyak 85 persen
Sekertaris pelaksana UNBK 2018 Disdik Sumbar Irman. Spd mengatakan, pada tahun lalu masih banyak sekolah SMA/SMK yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil(UNKP) , namun pada tahu ini, pemprov upayakan agar pelaksanaan ujian tersebut mencapai 85 persen bahkan lebih. Ujarnya saat ditemui, Rabu (17/1).
"Kita tidak bisa melaksanakan UNBK 100 persen karena ada beberapa wilayah di Sumbar terkenda jaringan terutama pada wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T), " katanya.
Menurutnya, pada daerah 3T tersebut pelaksanaan ujian nasional akan menggunakan sistem tertulis karena sarana dan prasarana kurang mendukung, ia mencontohkan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada wilayah tersebut persoalan jaringan masih mendominasi, sehingga diperlukan tower-tower untuk menangkap koneksi internet agar pelaksanaan UNBK dapat terwujud.
"Perihal sarana dan prasarana saat ini yang bisa dibilang 100 persen memadai hanya di wilayah perkotaan, "katanya.
Dikatakannya, untuk 600 SMA /SMK yang mengikuti UNBK pada 2018 diperkirakan 90 sekolah yang tidak memenuhi sarana dan prasarana yakni komputer dan penunjang lainnya untuk melaksanakan ujian diantaranya 19 sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar sebanyak 8 sekolah serta Kabupaten Darmasraya utara yang masih dilakukan pendataan.
" Selain masalah jaringan yang meliputi daerah 3T, ada beberapa wilayah yang terkendala sarana penunjang, jadi tidak semua wilayah yang bermasalah dengan jaringan, "katanya.
Dikatakannya, pelaksanaan UNBK untuk SMK dilakukan pada tanggal 2 sampai dengan 5 April, sedangkan untuk SMA, 9 sampai 11 April, jadwal tersebut disamkan dengan sekolah yang melaksanakan ujian tertulis.*Publikasi.(dprd.sumbarprov.go.id)