Pembukaan TMMD/N Ke 97 Tahun 2016 di Pesisir Selatan
Kegiatan Strategis () 26 September 2016 14:57:33 WIB
Pembukaan TMMD ke 97 Tahun 2016 Tingkat Provinsi Sumatera Barat ditetapkan di Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi kegiatan terdapat di Nagari Taluak, Nagari Ganting Mudiak Selatan Kecamatan Batang Kapas - Nagari Taratak Kecamatan Sutera, Selasa (20/9/2016).
Pembukaan acara ini dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, Kepala BPM Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM, Kepala BKKBN Sumbar H. Nofrijal, Forkompimda Sumbar, Wakil Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar, Forkompimda Pessel, Wakil ketua DPRD Pessel Aprial Abas, Ketua TP. PKK Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pessel, seluruh unsur Muspika Kecamatan Batang Kapas, serta segenap lapisan masyarakat.
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang bertindak sebagai Inspektur upacara mengatakan, kegiatan TMMD ini merupakan program yang sangat efesien untuk membantu pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan daerah tertinggal.
Nasrul Abit mengatakan, dengan TMMD membangun jalan 12 km dari empat nagari di 2 kecamatan, 3000 hektar lahan yang dilalui akan mengalami pertumbuhan yang cepat. Program TMMD kelajutan ABRI masuk desa yang dilaksanakan secara terpadu oleh TNI, bersama masyarakat nagari/desa dalam rangka percepatan pembangunan untuk daerah terpencil sekaligus memperkuat dan membangun nagari tertinggal. TMMD telah berkesinambungan dalam meningkatkan akselerasi pembangunan masyarakat di Sumbar.
Sasaran fisik pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2016, di Kabupaten Pesisir Selatan, pertama pembukaan jalan 12 km yang menghubungkan Nagari Taluak Kecamatan Batang Kapas – Nagari Gantiang Mudiak Selatan – Nagari Taratak Kecamatan Sutera. Kedua Pembuatan jembatan plat dekker/ gorong-gorong 5 titik sepanjang yang dibuka dan ketiga rehab Rumah Tidak Layak Huni 4 unit di Nagari Taluak.
“Kita berharap melalui kegiatan yang digelar selama 30 hari ini, maka akan membantu program pemerintah dalam membangun sejumlah infrastruktur yang ada di daerah. Khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan guna meningkatkan ekonomi masyarakat setempat,” harapnya.
Capaian tersebut akan terus dilakukan agar TNI membawa manfaat nyata bagi masyarakat, dengan berkoordinasi secara terpadu baik pemerintah maupun masyarakat. TMMD sebagai bentuk pengabdian agar terwujudnya pembangunan nagari dan penerapan budaya gotong royong,” ujar Nasrul Abit.