Gubernur Mahyeldi : Kader PKK Berperan Atasi Stunting, LGBT dan HIV AIDS

Gubernur Mahyeldi : Kader PKK Berperan Atasi Stunting, LGBT dan HIV AIDS

Berita OPD Adi pondra(Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) 19 November 2022 23:21:58 WIB


Padang, November 

Pengurus PKK dan Kader PKK harus menyatukan gerak langkahnya dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat untuk dapat mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia dan sejahtera.

Demikian harapan Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi ketika membuka Peningkatan Kapasitas Kelompok PKK Angkatan IV Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar di Hotel Rocky Plaza, Padang, Kamis (17/11/2022).

Dalam mengoptimalkan Gerakan PKK sebagaimana diatur Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 18 Tahun 2018 Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa, dimana PKK adalah mitra pemerintah dan pelaku pembangunan dalam upaya pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

"Kader PKK harus selalu menjaga kedekatan dengan masyarakat agar bisa mengatasi semua permasalahan yang terjadi. Selain masalah kesehatan, juga masalah seperti penyalahgunaan narkoba, stunting, LGBT dan HIV AIDS," kata Gubernur Buya Mahyeldi.

Karena strategisnya peran Pengurus dan Kader PKK di nagari/desa dan kelurahan, maka Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi mengatakan perkuat manajemen kelembagaan PKK karena dengan kelembagaan yang kuat maka program yang dilaksanakan dapat mencapai hasil maksimal.

"Kader PKK harus proaktif mengembangkan jaringan kemitraan  dengan instansi pemerintah sehingga program PKK yang dijalankan sejalan dengan program yang dicanangkan pemerintah," harap Buya Mahyeldi lagi.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Sumbar Amasrul, SH menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PAN Dody Delvi yang telah mendukung penyelenggaraan Peningkatan Kapasitas Pengurus dan Kader PKK ini melalui dana Pokir.

Menurut Amasrul, peserta peningkatan kapasitas Pengurus dan Kader PKK ini berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembekalan dari nara sumber yang terdiri dari Gubernur Sumbar, Kadis PMD Sumbar Amasrul, SH., Kabid Kelembagaan dan Masyarakat Adat Quartita Evari Hamdiana, SKM.MM., praktisi kesehatan dan motivator. (GK)