Sawahlunto

Sawahlunto

Pariwisata NOVIARDI SYAM(Dinas Pariwisata) 31 Maret 2018 11:59:37 WIB


Sawahlunto
Kota Pertambangan Batu Bara di Sumatera Barat

Satu jam perjalanan dari Padang, ibu kota Provinsi Sumatera Barat, ke pinggiran timur laut, Anda akan menemukan jalan membelah dua arah. Di sebelah kiri, jalan ini akan membawa Anda ke Danau Singkarak, dan ke kanan - sekitar 95 km dari Padang, sebuah kota kecil yang indah yang dihiasi dengan warisan masa lalu serta keramahan khas kelompok etnis Minangkabau: Sawahlunto.

Berbagai pemandangan dapat dinikmati dalam perjalanan menuju Sawahlunto. Jalan rel yang sepi, sawah, dan rumah tradisional Minangkabau yang akrab dengan atapnya yang menyapu jalan-jalan di antara kota sibuk Solok dan Koto Sungai Lasi. Sebuah cluster warisan yang tenang di lereng lembah Muara Bungo, terletak di antara hutan hujan. Kota ini cukup kecil, tapi ada banyak tempat untuk ditemukan di sini.

Sawahlunto dikenal sebagai kota 'mutiara hitam' karena batu bara merupakan produk utama kota ini. William Hendrik de Greeve, seorang Geologist Belanda, menemukan sumber daya alam batu bara di Sawahlunto pada awal abad ke-19. Jadi investasi pertama Belanda di bidang pertambangan batu bara dibuat di sini dimulai pada abad ke-19, membangun infrastruktur, fasilitas umum, perkantoran, hotel, area perumahan, dan toko.

Akses

Anda bisa naik bus atau menyewa mobil ke Sawahlunto dari Padang atau Bukittinggi. Jarak ke kota yang sepi ini adalah 95 kilometer, atau sekitar 2 jam dengan mobil dari keramaian kota Padang. Ikuti jalan menuju kota Solok, dan lanjutkan perjalanan di jalan trans-Sumatra menuju selatan. Setelah sekitar 20 kilometer dari Solok, ada persimpangan jalan di Muaro Kalaban. Perhatikan tanda dan arah jalan. Ikuti arahan ke Sawahlunto, dan Anda akan melewati jalan berkelok-kelok dengan garis pepohonan yang terkadang membuat sebagian besar wisatawan tidak singgah ke Sawahlunto. Jangan khawatir tentang jalan yang meresahkan karena pada akhirnya akan membawa Anda ke tempat tujuan.

Jika Anda berada di daerah Bukittinggi 138 kilometer dari Sawahlunto, turunlah ke Batusangkar dan ikuti arah yang sama seperti Anda menemukan persimpangan jalan di Muaro Kalaban. Dari Batusangkar, kota Sawahlunto sekitar 40 kilometer.

Sumber: indonesia.travel