5 Tips Menjaga Keamanan Pangan di Rumah
Artikel YANITA SELLY MERISTIKA, S.Kom(Dinas Pangan) 10 April 2017 11:31:06 WIB
Salah satu faktor utama dalam pencegahan penyakit adalah mengonsumsi makanan yang baik dan bergizi. Sayangnya, nilai gizi makanan bisa tidak bermanfaat jika makanan tercemar atau terkontaminasi.
World Health Organization mencatat ada lebih dari 200 penyakit yang berisiko menyerang jika mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Penyakit seperti diare hingga kanker misalnya, bisa menyerang jika keamanan pangan tidak terjaga dengan baik. Menjaga keamanan pangan sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah. Sayangnya, keamanan pangan sering disepelekan dan masyarakat lupa untuk melakukannya. Adapun 5 hal utama yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan pangan, diantaranya:
1. Mencuci tangan dan peralatan masak
Mencuci tangan dan peralatan masak dapat mengurangi risiko kontaminasi pangan oleh mikroba hingga 80 persen. Syaratnya, mencuci tangan dan peralatan masak dilakukan dua kali, sebelum dan sesudah memasak.
2. Memisahkan makanan mentah
Fungsi kulkas adalah untuk menjaga kesegaran makanan, bukan sebagai penyimpan bahan makanan atau makanan sisa yang sudah matang. Jika makanan mentah dan makanan matang disimpan di satu tempat, risiko terjadinya kontaminasi silang akan meningkat.
3. Cara memasak yang baik
Cara memasak makanan juga merupakan salah satu pilar menjaga keamanan pangan. Perlu diperhatikan bahwa makanan yang seharusnya direbus harus tetap dalam keadaan hangat dan sebaliknya.
4. Gunakan air bersih
Penggunaan air bersih dalam memasak dapat mengurangi risiko kontaminasi mikroba dan bahan logam berat.
5. Jaga suhu makanan
Makanan yang sudah dimasak sebaiknya segera dimakan dan tidak disimpan di suhu ruangan lebih dari 2 jam. Selain itu, patut diingat bahwa sebagian besar makanan menurun kualitasnya jika sudah disimpan lebih dari 8 jam di kulkas
sumber:health.detik.com