PERINGATAN HANI DI PESISIR SELATAN TAHUN 2013

Berita Utama MARIANO AGUSTA(Biro Bina Mental dan Kesra) 26 Juli 2013 07:06:24 WIB


Painan, Juni 2013.   

Upaya pencegahan merupakan hal yang penting dalam pemberantasan narkoba apalagi Indonesia sudah menjadi pasar yang sangat menggiurkan bagi para jaringan trans narkotika internasional. Maka program sosialisasi bahaya narkoba harus terus dilakukan dalam rangka mewujudkan "Indonesia Bebas Narkoba".

Hal ini disampaikan Wakil Gubenur Sumbar Muslim Kasim pada Upacara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2013 tingkat Sumbar yang dipusatkan di Pesisir Selatan Rabu (26/6) kemarin ,pada kesempatan itu Wagub mengungkapkan bahaya narkoba telah membawa ancaman serius bagi karena itu perlu penanganan yang serius.

"Mengonsumsi narkoba, akan berdampak pada rusaknya sistem saraf dan juga sistem otak. Narkoba juga akan merugikan orang lain, bahkan akan merugikan bangsa dan negara karena itu sosialisasi perlu untuk ditingkatkan," ujarnya

Ditambahkannya,pencegahan pengunaan Narkoba yang semakin meluas pencegahan narkoba harus dimulai dari keluarga dan sekolah .Peran orang tua dan guru dalam hal ini sangat penting. Sebab, dewasa ini penyalahgunaan narkoba semakin memprihatinkan. Pada umumnya, pencandu narkoba berasal dari kalangan remaja.

Usia remaja sangat rentan terhadap narkoba. Untuk mengantispasinya, remaja harus diberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba secara berkelanjutan.Peranan orang tua melakukan pengawasan yang ketat terhadap anak-anak supaya terhindar dari pengaruh narkoba diperlukan.Begitu pula guru diharapkan memberikan pencerahaan setiap saat kepada siswa tentang dampak negatif yang ditimbulkan oleh narkoba.

"Pemberantasan Narkoba harus didukung semua pihak, sehingga masalah Narkoba dapat diatasi dengan baik. Pemberantasan Narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum saja, namun harus melibatkan semua komponen masyarakat," ujarnya lagi .

Dengan seringnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dan remaja hendaknya para pemakai narkoba dapat berkurang ,namun semua itu tidak terlepas kesiapan dan peranan pemerintah dan aparat penegak hukum.

Senada disampaikan Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit menurutnya Kabupaten Pesisir Selatan merupakan wilayah yang rawan masuknya pengaruh narkoba. apalagi dua kecamatan didaerah ini merupakan daerah perbatasan dengan provinsi tetangga yaitu Jambi dan Bengkulu dan daerah pelintasan jalan nasional lintas barat sehingga barang haram itu dengan mudah masuk.

"Kita terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya Narkoba, sehingga mereka dapat menjauhi Narkoba, apalagi Pessel daerah perlintasan, yang cukup rawan penyalahgunaan narkoba,Kendati begitu kita akan terus berada digaris depan untuk melakukan pembrantasan peredaran narkoba di Kabupaten Pessel dengan semakin mengiatkan sosialisasi ketengahan masyarakat," ujarnya

Pada peringatan HANI 2013 tingkat Sumbar ini serangkai acara digelar dimulai dari Upacara yang dihadiri oleh semua elemen masyarakat ,senam massal,tes urine kepada PNS,Polri,pengelaran seni oleh siswa siswa dengan tema bahaya narkoba,sosialisasi narkoba kebeberapa sekolah dan Doprize .Pada acara itu juga dilakukan pemusnahan kepada sebuah barang bukti ganja seberat 3,2 kg,Sabu 44,5 Gram dan Tablet 1,7 gram termasuk alat pengisapnya(07)