Gubernur Sumbar Terbang Ke Belarusia

Berita Utama Agus(Biro Humas) 28 November 2014 07:50:07 WIB


Padang,---Setelah dua tahun absen, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akhirnya melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, tepatnya di Provinsi Brest, Belarusia. Gubernur yang bertolak ke Belarusia pada tanggal 24 November, kegiatan disana membawa misi kerjasama dibidang Pendidikan, Perikanan, Industri, Perdagangan, serta Investasi.

Dalam konferensi pers kemarin Selasa (25/11), Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Ali Asmar didampingi Asisten 1 Devi Kurnia dan Asisten 2 Syafruddin mengatakan, kunjungan Gubernur ke Belarusia bukan inisiatif pribadi ataupun Pemprov Sumatera Barat, melainkan menindaklanjuti undangan yang ke dua kali dari duta besar Belarusia, tertanggal 19 dan 28 Mei 2014 lalu. Dalam surat tersebut, Provinsi Brest, Belarusia, sangat berharap kesediaan Pemerintah provinsi Sumatera Barat untuk menjalin kerjasama di bidang pendidikan, perikanan, industri dan perdagangan, serta investasi. Kunjungan dilaksanakan tanggal 24 hingga 29 November 2014.

“Kunjungan ini menindaklanjuti undangan Belarusia. Yang kami ketahui, Negara pecahan Soviet itu, sukses dalam pengolahan makanan berbasis ikan, peternakan sapinya lebih baik dari Australia, sekaligus penghasil susu formula. Masyarakatnya mayoritas Islam. Kita berharap, pertemuan itu menghasilkan kerjasama, apakah itu pengiriman ikan, pertukaran pelajar dan lainnya,” papar dia.

Sekdaprov Ali Asmar menjelaskan, selain didasari oleh undangan, kunjungan Gubernur Irwan Prayitno ke Belarusia juga merupakan kunjungan balasan, mengingat utusan Provinsi Brest Belarusia juga pernah datang langsung ke Sumatera Barat untuk melakukan penjajakan. Keberangkatan Gubernur Irwan Prayitno ke Belarusia, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten 1 Setdaprov Sumatera Barat Devi Kurnia mengatakan, keberangkatan Gubernur ke Belarusia telah mendapat izin dari Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri.

"Untuk diketahui, Gubernur itu sudah beberapa kali menolak kunjungan ke luar negeri, seperti undangan menjadi pembicara di Amerika Serikat, serta undangan ke Italia. Kali ini ke Belarusia, diangap perlu dihadiri, karena potensi kerjasamanya besar sekali, sekaligus penandatangganan Letter Of Intens, yang tidak bisa diwakilkan,"ungkapnya.

Secara rinci, kegiatan Gubernur Irwan Prayitno ke Belarusia yakni melakukan rapat dan penandatanganan Letter Of Intens dengan otoritas Provinsi Brest, di bidang pendidikan, industri, dan perdagangan, perikanan serta investasi, pada tanggal 25 November. Selanjutnya Tanggal 26 November, Gubenur melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Tatarstan untuk membicarakan kemungkinan kerjasama dibidang ekonomi dan pendidikan. Salah satunya pengiriman mahasiswa setempat ke Institut Agama Islam Negeri-IAIN Imam Bonjol. Sementara pada 28 November, Gubernur mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia di Moskow, serta mahasiswa Minangkabau di Moskow. ( Humas Sumbar)