Jelang Ramadhan, Pemerintah Daerah Upayakan Ketahanan Ekonomi

Berita Utama TITA SHANIA(Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) 29 April 2019 11:51:07 WIB


Pemerintah kota Padang melakukan sejumlah antisipasi untuk memastikan kebutuhan pokok terutama bahan pangan cukup dan harganya tetap terkendali saat Ramadhan.

Rabu (24/04), Kepala Dinas Pangan Kota Padang Syahrial di Padang mengatakan kebiasaan masyarakat cenderung membeli bahan pangan lebih banyak saat puasa, agar tidak terjadi gejolak harga kami melakukan antisipasi dengan memastikan stok mencukupi dan siap melakukan operasi pasar jika harga naik.

Menurut dia, mengacu kepada hukum ekonomi, jika barang cukup maka harga akan stabil, akan tetapi jika langka maka harga akan naik. Kuncinya ada pada distribusi dan ketersediaan. Kami sudah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait memastikan stok cukup.

Ia mengakui hampir semua kebutuhan pangan kota Padang seperti beras didatangkan dari daerah lain karena produksi lokal tidak mencukupi. Untuk beras pada Mei 2019 diperkirakan mencapai 8.600 ton, dan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog memastikan stok mencukupi.

Terkait dengan harga, ia menyampaikan hingga saat ini secara umum terpantau stabil mulai dari beras, cabai, daging sapi, daging ayam ras dan telur. Memang untuk bawang merah sedikit mengalami kenaikan yang biasanya Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp32 ribu per kilogram.

Syahrial mengakui salah satu komoditas yang rawan adalah cabai merah dan saat ini untuk kota Padang dipasok dari Pulau Jawa. Untuk cabai kendati rawan sampai saat ini pasokan stabil, bahkan cabai ini dipasok menggunakan pesawat udara sehingga lebih cepat sampai.

Selain memastikan ketersediaan pangan Dinas Pangan, Padang juga memastikan keamanan pangan dengan melakukan pengujuan secara rutin pangan yang dijual di pasar.