Banjir Longsor Dan Upaya Penanganan Yang Telah Dilakukan


Post by Badan Penanggulangan Bencana Daerah(HERA ARMAN, ST) | Posted on 06 Maret 2017 21:45:09 WIB | Badan Penanggulangan Bencana Daerah | 1203 kali dibaca


Banjir Longsor Dan Upaya Penanganan Yang Telah Dilakukan

Banjir

Banjir terjadi sekitar jam 04.00 WIB yang meliputi Tujuh Kecamatan yaitu Kec. Pangkalan, Kec. Kapur IX, Kec. Harau, Kec. Lareh Sago Halaban, Kec. Mungka, Kec. Suliki, Kec. Bukik. Banjir terjadi karena luapan sungai yaitu Sungai Batang Kapur, Sungai Batang Maek, Sungai Batang Kampar, Sungai Batang Sianipan, Sungai Batang Sinamar, Sungai Batang Harau,

 

Longsor       

Longsor terjadinya sekitar 22 Titik, baik yang berada di Maek maupun Pangkalan dan Kapur IX. Dengan rician jalan nagari Maek 3 Titik, air Air Putih 1 Titik dan Sisanya 18 Titik  lagi diruas Pangkalan sampai batas SUMBAR RIAU. Longsor yang terparah adalah disepanjang jalan raya Negara Sumbar Riau, dimana batas Sumbar Riau mengakibatkan jalan terban dan putus sekitar 15 meter dengan kedalaman lebih kurang 8 meter dan mengakibatkan lalu litas Sumbar Riau Lumpuh Total.

Longsor juga menyebabkab banyak pohon kayu yang tumbang di ruas-ruas jelan tersebut dan di daerah Mangilang Pohon Tumbang ini mengakibatkan terhimpitnya 1 buah becak motor dan 2 orang penumpang mengalami luka ringan. Longsor juga menyebabkan tertimbunnya 9 buah mobil dan menyebabkan korban jiwa.

 

Dampak

Banjir dan lonsor mengakibatkan:

  1. Kerusakan lahan pertanian (Sawah, Sayuran), lahan perkebunan (Sawit, Cokelat, Gambir dll) dan Perikanan.
  2. Menyebabkan terjadinya genangan air di rumah-rumah Masyarakat
  3. Merusak Fasilitas Umum (Jalan, Jembatan, Penerangan, Perkantoran, Mesjid/Mushala, Sekolah-Sekolah dan lain-lainnya.

 

Upaya Yang Telah Dilakukan

  1. Berkoordinasi dengan FORKOPIMDA dan pihak Terkait lainnya dalam upaya penangganan bencana dan Tanggap Darurat dan sebagai tindak lanjutnya jajaran  TNI dan POLRI terlibat langsung dalam upaya penanganan ini bersama jajaran PEMDA
  2. Bekerjasama dengan pihak BASARNAS untuk melakukan Evakuasi terhadap warga/korban banjir.
  3. Memberikan instruksi langsung ke jajaran pemerintah daerah dibawah kooordinasi BPBD dan Komando langsung Bupati dalam upaya penanganan bencana banjir ini.
  4. Membantu mengevakuasi masyarakat dengan memperdayakan personil Damkar yang ada di posko-posko pembantu di Kec. Pangkalan, Kec. Kapur dan Kec. Suliki di bawah Koordinasi Camat
  5. Mendirikan Posko Induk bencana di halaman Eks Kantor Bupati di Payakumbuh untuk kemudahan koordinasi dan kesatuan komando dalam mengambil tindakan dan keputusan serta pengelola bantuan bencana, selain itu juga ada posko lapangan di depan Bandrek House di Ulu Air.
  6. Mengkoordinasikan dengan pihak PLN untuk pembukaan pintu penguran air di Waduk PLTA Koto Panjang (Prov.RIAU) untuk mengurangi debit air dan risiko banjir di Kec,. Pangakalan dan Kec. Kapur.
  7. Mengkoordinasikan penyediaan tempat penampungan sementara korban Banjir di posko-posko Darurat yang relatif aman seperti di Mesjid atau Sekolah-Sekolah.
  8. Mengkoordinasikan secara cepat kebutuha-kebutuhan masyarakat korban banjir seperti Logistik, Obat-Obatan, Pakaian, Selimut, dll dibawah koordinasi Dinas Sosial
  9. Penyediaan Dapur Umum untuk penyedian Logistik korban banjir petugas penyelamatan di Nagari Taram dan Nagari Harau Jorong Ulu Air.
  10. Pengerahan  Tenaga Medis ke lokasi Banjir dan Longsor untuk membantu para Korban.
  11. Bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi , Kab. Sijunjung, Kab. Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kab. Lima Puluh Kota dalam menghimpun bantuan bencana. 

Upaya Penanganan

  1. Untuk 2 Orang Korban luka ringan di Manggilang sekarang ini telah dirawat/diobati di Puskesmas setempat
  2. Untuk mobil yang tertimbun sedang dilakukan evakuasi oleh personil gabungan di lapangan dan sesuai informasi dari lapangan hingga saat ini korban jiwa yang sudah ditemukan sekitar 4 orang dan masih ada yang belum ditemukan.
  3. Untuk melakukan penanganan korban jiwa dan cedera ini dilakukan oleh pihak dinas Kesehatan  Kabupaten.
  4. Untuk pohon-pohon yang tumbang disepanjang jalan dan material tanah longsor sedang dilakukan pembersihan oleh personil di lapangan dengan menggunakan Alat-Alat Berat  dari PU Provinsi dan Kabupaten. Selain itu , Alhamdullah diruas jalan ini tadi juga terdapat 2 buat alat berat perusahaan Swasta yang akan dibawa ke Madina (Sumut) dan bersedia membentu membersihkan Material Longsor.
  5. Mebuat Himbauan agar pengguna jalan mencari jalan alternatif lain untuk menuju RIAU

  

Minggu/5 Maret 2017

Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Provinsi Sumatera Barat.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh