Bukittinggi Nan Terkenang-kenang


Post by Pinto Janir(Pinto Janir) | Posted on 29 Juli 2013 08:04:53 WIB | Artikel | 1092 kali dibaca


Alek bersama itu bernama TdS. Bukittinggi kota jelita. Kota cantik ini beroleh nikmat sebagai tempat dibukanya TdS 2013. Pantas sudah bilamana walikotanya hingga berela-rela mengonsentrasikan diri menyambut kedatagan TdS 2013.

Pada pesta pembalap sepeda dunia ini, Walikota Ismet Amziz berupaya keras merebut momen TdS ini sebagai media penggoda peserta dan wisatawan untuk tak mudah melupakan Kota Bukittinggi begitu saja.

Bukittinggi, kota keren memang. Hawanya sejuk, udaranya konon terbersih di dunia. Jam gadang tegak gagah . Lonceng Jam Gadang itu bagaikan dendang ngiang di dinding Ngarai Sianok yang penuh pesona. Lubang Jepang bagai sebuah prasasti yang menorehkan sejarah di atas ini negeri. Penduduknya yang ramah melengkapi keindahan kota ini.

Selain kota wisata, Bukittinggi dikenal sebagai kota sejarah. Kota ini pernah jadi ibukota propinsi Sumatera Tengah, kota ini pernah jadi Ibu Kota kala pemerintahan PDRI. Begitulah, riwayat kota ini dulunya. Bukittinggi sahabat wisatawan kita; jangan pungkiri itu! Mengapa, di kertas pariwisata kita ada cap wisatawan; yakni belum ke Sumatera Barat bila belum ke Bukittinggi. Tak heran, bila Jumat malam kamar-kamar hotel di kota ini sesak pengunjung dari berbagai negeri, terutama “tamu” dari propinsi jiran yakni Riau atau Jambi.Belakangan Bukittinggi jadi idola bagi wisatawan dari Negara tetangga kita; Malaysia!

Bila Bukittinggi sahabat wisatawan, tentu saja sang walikotanya sahabat rakyat. Ismet Amziz sosok walikota yang merakyat ini, seperti yang disebut di atas memang ekstra sibuk jelang H-2 pembukaan TdS. Tiada henti ia melakukan cek lapangan. Tiap sebentar ia langsir menyidak tiap sudut kota biar terus terjaga kerapian dan kebersihannya.

“Tour de Singkarak itu kan alek kita bersama. Harus kita sukseskan. Harus kita ciptakan rasa nyaman, rasa aman, rasa teduh di hati pengunjung dan peserta. Harapan kita, TdS usai; Bukittinggi terkenang-kenang di ruang mata dan kembali datang kemari. Dan kita telah siapkan segala penampilan seni dan budaya sebagai penyambut TdS tiba!”, kata Ismet Amzis yang bercita-cita menjadikan Kota Bukittinggi menjadi kota cantik di Indonesia (Pinto Janir)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • BATIGO FEST

    • Senin, 28 Oktober 2019
    • Sabtu, 02 November 2019
  • Penerimaan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)

    • Rabu, 19 Desember 2018
    • Minggu, 30 Desember 2018
  • arsip kegiatan

Tokoh