Ini HAK-HAK Pekerja Yang Terkena PHK. Simak!


Post by Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(YAYAT WAHYUDI.A, ST, M.Si) | Posted on 02 Februari 2017 10:51:28 WIB | Tenaga Kerja | 218 kali dibaca


Ini HAK-HAK Pekerja Yang Terkena PHK. Simak!

Oleh : Saiful Bahri, SH

Pengantar Kerja Disnakertrans Prov. Sumbar

 

Siang rekans semua!!! gimana Kerja mu hari ini? Luar biasa? kali ini Disnakertrans Prov. Sumbar akan sharing mengenai Hak-hak Pekerja yg terkena PHK,simak ya:)

 

Merujuk kepada Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, ada beberapa hal yang bias didapatkan pekerja yang terkena PHK.

Mendengar kabar bahwa perusahaan akan memutuskan hubungan kerja dgn karyawannya scr tiba-tiba tentunya mengejutkan. Pasalnya, tidak ada persiapan yang bisa dilakukan untuk membiayai pengeluaran di bulan2 berikutnya hingga kembali mendapatkan pekerjaan. Jika hal tersebut tengah menimpa rekans semua sebaiknya jangan panik & khawatir. Ada baiknya ketahui terlebih dahulu HAK rekans,Apa Saja?

Merujuk kepada Pasal 156 Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, ada beberapa hal yg masih bisa rekans dapatkan.

  1. Yang pertama adalah upah tetap yang dihitung dari besarnya upah pokok ditambah dengan tunjangan yang bersifat tetap.

Tunjangan tetap ini merupakan dasar dari semua perhitungan kompensasi PHK(Pemutusan Hubungan Kerja) yg jadi hak2 karyawan.

  1. Kompensasi ke-2 yg didapatkan adalah uang pesangon(UP).

Besaran pesangon dihitung berdasarkan pd lama masa kerja sejak hari pertama kerja.

  1. Selanjutnya, karyawan yang di PHK juga berhak mendapatkan uang penghargaan masa kerja (UPMK) yang perhitungannya juga sama dengan UP.
  2. Uang Penggantian Hak

 

Perhitungan uang pesangon (UP) sebagaimana dimaksud paling sedikit sebagai berikut:

  1. Masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah;
  2. Masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 (dua) tahun, 2 (dua) bulan upah;
  3. Masa kerja 2 (dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 (tiga) tahun, 3 (tiga bulan upah;
  4. Masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 (empat) tahun, 4 (empat) bulan upah;
  5. masa kerja 4 (empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 (lima) tahun, 5 (lima) bulan upah;
  6. masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 6 (enam) bulan upah;
  7. masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh) tahun, 7 (tujuh) bulan upah.
  8.  masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 (delapan) tahun, 8 (delapan) bulan upah;
  9. masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah

 

Perhitungan uang penghargaan masa kerja (UPMK) sebagaimana dimaksud sebagai berikut:

  1. masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 2 (dua) bulan upah;
  2. masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 (sembilan) tahun, 3 (tiga) bulan upah;
  3. masa kerja 9 (sembilan) tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 (dua belas) tahun, 4(empat) bulan upah;
  4. masa kerja 12(dua belas) tahun atau lebih tetapi kurang dari 15(lima belas) tahun, 5(lima) bulan upah;
  5. Masa kerja 15(lima belas) tahun atau lebih tetapi kurang dr 18(delapan belas) tahun,6(enam) bulan upah;
  6. masa kerja 18(delapan belas)tahun atau lebih tetapi kurang dr 21(dua puluh satu)tahun, 7(tujuh)bulan upah;
  7. masa kerja 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 (dua puluh empat)tahun, 8 (delapan) bulan upah;
  8. masa kerja 24 (dua puluh empat) tahun atau lebih, 10 (sepuluh ) bulan upah.

 

Uang penggantian hak yang seharusnya diterima sebagaimana dimaksud meliputi :

  1. cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur;
  2. biaya atau ongkos pulang untuk pekerja/buruh dan keluarganya ketempat dimana pekerja/buruh diterima bekerja;
  3. penggantian perumahan serta pengobatan & perawatan ditetapkan 15% (lima belas perseratus) dari uang pesangon dan/atau uang penghargaan
  4. hal-hal lain yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.
  5. Perubahan perhitungan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja & uang penggantian hak ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah

 

  • Komponen upah yang digunakan sebagai dasar perhitungan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang pengganti hak terdiri dari:
  1. upah pokok;
  2. segala macam bentuk tunjangan yang bersifat tetap yang diberikan kepada pekerja/buruh dan keluarganya, termasuk harga pembelian dari catu yang diberikan kepada pekerja/buruh secara cuma-cuma, apabila catu hrs dibayar pekerja/buruh dgn subsidi, maka sbg upah dianggap selisih antara harga pembelian dgn harga yg hrs dibayar.
  • Dalam hal penghasilan pekerja/buruh dibayarkan harian, maka penghasilan sebulan adalah sama dgn 30 kali penghasilan sehari.
  • Bila upah pekerja/buruh dibayarkan atas dasar perhitungan satuan hasil, potongan/borongan atau komisi, maka penghasilan sehari adalah sama dgn pendapatan rata2 perhari selama 12 (dua belas)bulan terakhir, dengan ketentuan tidak boleh kurang dari ketentuan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota.
  • Dalam hal pekerjaan tergantung pada keadaan cuaca dan upahnya didasarkan pada upah borongan, maka perhitungan upah sebulan dihitung dari upah rata-rata 12 (dua belas) bulan terakhir.

SEKIAN DULU YA REKANS!!


Berita Terkait :

Belum Ada Berita Terkait

 

Video

Foto

Kegiatan

  • Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan III Di Lingkungan Pemerintah

    • Selasa, 28 Februari 2017
    • Sabtu, 17 Juni 2017
  • Minang Book Fair 2017

    • Jumat, 24 Februari 2017
    • Minggu, 05 Maret 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh