ROMBONGAN GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR PANTAI CERMIN KAB. SOLOK


Post by Satuan Polisi Pamong Praja(AFIF AFDISYA) | Posted on 11 Januari 2017 10:15:31 WIB | Berita Terkini | 227 kali dibaca


ROMBONGAN GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR PANTAI CERMIN KAB. SOLOK

Satpol PP Sumbar, Solok --- Kemaren Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama rombongan meninjau langsung Korban Banjir dan longsor yang diakibatkan oleh hujan lebat pada Kamis malam (5/1) sehingga meluapnya aliran sungai di daerah Sangir kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok pada Jumat pagi (6/1). Sejumlah rumah hanyut, beberapa Jembatan rusak dan putus terterjang luapan air dan ribuan jiwa masyarakat terisolir.

Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terisolasi akibat luapan Sungai Kayu Manang dan Batang Hari yang menyebabkan banjir di beberapa Jorong.

Daerah paling parah terdampak banjir adalah area pertanian warga yang menjadi mata pencaharian sehari-hari sudah dalam keadaan rusak parah. Selain merusak areal pertanian dan memutus jembatan, hujan deras yang turun sejak Rabu (4/1) juga mengakibatkan beberapa titik jalan nasional yang berada di Kabupaten Solok rusak. Apalagi banyaknya akses jalan terputus yang mengakibatkan 11 (sebelas) Jembatan gantung putus atau hanyut terbawa arus diantaranya di lokasi; Tambang sebanyak 3 unit, Kulemban 3 unit, Kayu Manang 1 unit, Banto Hilia 1 unit, Lubuk Batu Kuning  1 unit, dan di Muaro Sei Indarung 2 unit. Untuk sarana Jalan desa dan kabupaten juga alami putus di 4 titik lokasi yaitu; di Koto Tinggi sepanjang 50 meter, Sei Indarung 15 meter, Ulu Sei Indarung 15 meter, dan Kulemban 50 meter.

Dari data yang dikeluarkan oleh BPBD Kabupaten Solok sebanyak 7 unit rumah penduduk hanyut diterjang arus air yang meluap menggenangi area permukiman dan persawahan masyarakat di 4 jorong, dengan rincian 5 unit rumah alami rusak berat terdapat di jorong Sei indarung, 2 unit rusak berat di jorong Koto Tinggi, 1 unit rumah terancam ambruk di jorong Muaro Sungai Indarung, dan 1 unit juga terancam ambruk di jorong  Kayu Manang. Kebanyakan rumah terancam ambruk yang bermukim di pinggir sungai, yang terkikis oleh gerusan air sungai yang meluap hingga sejajar dengan bangunan rumah.

Kasatpol PP dan Damkar Provinsi Sumbar (Zul Aliman, SE, MM) yang juga mengikuti rombongan Gubernur Sumbar mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaannya, karena frekuensi cuaca ekstrim masih tinggi hingga akhir Januari mendatang, terutama bagi yang memang tinggal di lokasi yang rawan banjir dan longsor, ungkapnya.

“Selain itu Satpol PP dan Damkar Provinsi Sumbar akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kab. Solok untuk selalu siagadalam menangani bencana yang terjadi, karena kami juga terlatih dalam penanggulangan bencana yang terjadi,” tambah Zul Aliman. (by Novear)


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • PENAS TANI NELAYAN XV TAHUN 2017

    • Selasa, 02 Mei 2017
    • Jumat, 12 Mei 2017
  • Diklat Kepemimpinan Tingkat III Angkatan III Di Lingkungan Pemerintah

    • Selasa, 28 Februari 2017
    • Sabtu, 17 Juni 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh