Genpi Bukittinggi Gelar Festival \"Marandang\" Meriahkan HJK


Post by Dinas kebudayaan dan pariwisata(Dinas kebudayaan dan pariwisata) | Posted on 15 Desember 2016 15:50:32 WIB | Pariwisata | 371 kali dibaca


Genpi Bukittinggi Gelar Festival \

Bukittinggi - Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, akan menggelar Festival Marandangsebagai salah satu kegiatan untuk memeriahkan peringatan ke-232 Hari Jadi Kota (HJK) yang jatuh pada 22 Desember 2016.

Dewan Pembina Genpi Bukittinggi, Iwan Susanto di Bukittinggi, Senin, mengatakan kegiatan itu juga diselenggarakan sebagai bentuk perayaan terhadap keberhasilan Indonesia meraih 12 penghargaan dalam World Halal Tourism Awards 2016 di mana dua di antaranya diraih oleh Sumbar.

"Dalam rangka itu, Genpi Bukittinggi menggagas kegiatan memasak rendang ini dan sudah mendapat sambutan dari pemerintah daerah setempat. Festival Marandangbaru pertama kali diselenggarakan dan dirancang dengan menampilkan keunikan budaya setempat yang akan menjadi nilai jual bagi wisatawan," ujarnya.

Ia menerangkan Genpi merupakan organisasi perpanjangan tangan dari Kementerian Pariwisata RI yang semula hanya ada di tiga kota besar namun kemudian dibentuk di beberapa daerah lain untuk mendukung Indonesia di ajang World Halal Tourism Awards 2016.

Festival Marandangdijadwalkan dilaksanakan di pelataran objek wisata Jam Gadang pada 24 Desember 2016 dengan peserta berasal dari 24 kelurahan di daerah itu.

Iwan menjelaskan peserta akan memasak Randang Rang Kuraiatau rendang khas Bukittinggi dengan proses memasak dilakukan secara tradisional mulai dari tahap persiapan bumbu hingga proses memasak menggunakan tungku.

"Ada 24 tungku yang disiapkan sesuai jumlah kelurahan dan satu tim terdiri dari dua orang, ditambah enam tungku disediakan bagi para tamu seperti wisatawan atau wali kota setempat jika ingin ikut serta memasak," kata dia.

Pihaknya saat ini tengah menyiapkan undangan yang akan disampaikan ke setiap kelurahan melalui kecamatan dan melakukan sosialisasi mengenai proses pembuatan rendang yang sepenuhnya dilakukan secara tradisional.

"Hasil dari memasak rendang ini akan dinikmati bersama-sama termasuk dengan anak yatim agar keseruan dalam acara tersebut dapat dinikmati oleh semua warga," ujarnya.

Di samping Festival Marandang, Genpi Bukittinggi juga menyelenggarakan lomba fotografi dengan objek foto berupa kegiatan apapun yang terjadi saat memasak rendang digelar.

"Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri ke sekretariat di Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah Bukittinggi," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bukittinggi, Emil Anwar mengatakan pihaknya menyambut baik dan mendukung kegiatan yang diselenggarakan masyarakat dalam upaya memajukan daerah termasuk di bidang pariwisata.

"Bersama Genpi kami sudah berkoordinasi termasuk melibatkan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) maupun lembaga lain di tingkat kelurahan. Kami akan memberi dukungan sekiranya ada hal yang dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan itu," kata dia.

Ia menyebutkan dengan adanya Festival Marandang, maka pada 24 Desember 2016 terdapat dua kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HJK setelah sebelumnya pemkot setempat menyiapkan acara Bukittinggi Berhijab.

"Kami sudah memasang baliho di lokasi-lokasi strategis terkait informasi peringatan HJK. Segera kami siapkan juga pemasangan baliho di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padangpariaman agar semakin luas informasinya dan semakin ramai kegiatannnya," ujar dia.


Berita Terkait :

 

Video

Foto

Kegiatan

  • SEMINAR SASTRA DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEMAHAMAN GENERASI MUDA TENTA

    • Kamis, 27 Juli 2017
    • Kamis, 27 Juli 2017
  • Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemerintah Provinsi Sumater

    • Rabu, 21 Juni 2017
    • Rabu, 21 Juni 2017
  • arsip kegiatan

Tokoh